Belum Puas Cetak Empat Gol, Kapten Jateng Bilang Harusnya Bisa Lebih
2 min read
Cetak Empat Gol, Kapten Jateng Bilang Harusnya Bisa Lebih
MEDAN | Intipos.com – Empat dari sebelas gol kemenangan tim hockey indoor putri Jawa Tengah (Jawa Tengah) atas Lampung pada laga lanjutan fase grup (kualifikasi) PON XXI Aceh-Sumut 2024 dilesakkan Desi Ratna Wardhani. Namun Ratna yang didapuk sebagai kapten tim Jateng belum puas.
“Seharusnya kami bisa mencetak lebih banyak gol lagi. Kami berpeluang melakukannya tapi gagal,” katanya usai laga di Gedung Serbaguna Universitas Negeri Medan (Unimed), Minggu (8/9/2024).
Selain penyelesaian akhir yang terburu-buru, di laga melawan permainan kolektif Lampung mereka juga sedikit bermasalah. Terutama di kuarter kedua dan ketiga. Jateng unggul empat gol di kuarter pertama, tapi hanya bisa menambah satu gol di kuarter kedua. Kuarter berikutnya mereka bahkan gagal mencetak gol sama sekali.
“ Passing-passing kami banyak yang tidak presisi. Ada juga umpan yang seharusnya menjadi assist tidak dapat diantisipasi dengan baik hingga gagal membuahkan gol,” ujarnya.
Meski demikian, Desi merasa secara teknis mereka semakin membaik. Laga melawan Lampung, yang notabene memiliki kelas di bawah Jateng, dimanfaatkan pelatih untuk menguji strategi power play . Dengan tambahan jumlah pemain di lapangan untuk open play (kiper ditarik dan menggantikan pemain berposisi bebas), Jateng jadi lebih leluasa menerapkan permainan kolektif.
Sedikit mirip futsal, strategi power play memang diperbolehkan dalam pertandingan hockey indoor. Berbeda dari hoki lapangan atau hoki lapangan yang sistemnya lebih mirip sepak bola.
“Kita menjadi lebih dominan dengan penerapan sistem ini. Benar-benar menguasai lapangan tapi sayang tetap tidak banyak gol yang tercipta saat kita menerapkannya,” kata Desi.
Jateng selanjutnya akan berhadapan dengan tim kuat Jawa Barat (Jabar). Desi berharap doa dari seluruh warga Jawa Tengah agar bisa mencapai target maksimal di PON XXI ini.
“Kami berkeyakinan hasil pertandingan tidak hanya ditentukan oleh permainan di lapangan, tapi juga doa. Untuk itu kami berharap doa dari seluruh masyarakat Jawa Tengah agar bisa meraih hasil yang maksimal,” ucapnya. (IS)
