BNI Cabang Pacitan Sebut Kinerja Ekonomi Pacitan Mulai Membaik
2 min read
INTIPOS | Pacitan – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Pacitan optimistis kinerja ekonomi tahun ini akan lebih baik dan mampu mendongrak penyaluran kredit perbankan. Perseroan pun melihat beberapa sektor yang mampu mendorong kinerja fungsi intermediasi.
Kepala Cabang BNI Pacitan Ari Masdianto Purnomo menyampaikan kinerja ekonomi di Pacitan tahun ini sudah akan lebih baik, meski belum mampu menyampai kinerja pra-pandemi.
“Kami pun meilihat beberapa sektor utama, seperti inudstri pengolahan yang ada masih mampu menjadi pendongkrak kinerja tahun ini,”ujarnya saat di temui pewarta, Senin (19/04/2021).
Lebih lanjut Ari menjelaskan, Industri pengolahan mulai menunjukkan kinerja yang cukup baik, Permintaan kredit terutama pun mulai tampak meningkat. Sedangkan beberapa sektor sudah mulai merealisasikan permintaan kredit yang cukup baik.
“Memang tidak semua komoditas. Namun beberapa komoditas yang ada di Pacitan sudah menunjukan kinerja yang cukup baik,”imbuhnya.
Hal tersebut di lihat dari para nasabah yang mendapatkan relaksasi pada awal masa pandemi saat di berikan penawaran relaksasi kembali mereka lebih memilih membayar secara normal.
“Peningkatan dan perbaikan ekonomi di Pacitan mulai ada peningkatan, sehingga banyak nasabah yang tahun lalu mengajukan relaksasi namun di tahun ini tidak mengajukan, walau belum sepenuhnya karena masih masa pandemi, tapi ini sudah menunjukan adanya peningkatan perbaikan ekonomi,”ungkapnya.
Selanjutnya, sektor terkomunikasiĀ dan komunikasi pun akan menunjukkan peningkatan kinerja lanjutan yang akan mendorong permintaan kreditnya. Di sisi lain, Ari berpendapat otoritas perbankan juga telah membantu BNI dengan memperpanjang masa relaksasi restrukturisasinya.
“Kebijakan relaksasi tidak hanya membantu bank dalam mengelola kualitas kredit, tetapi juga debitur untuk dapat fokus pada pemulihan kinerja selama mas pandemi,”jelasnya.
Sebagai mitra pemerintah, BNI yang bergerak sebagai agent of development diamanahkan untuk menyukseskan program-program pemerintah. Terkait dengan program pemulihan ekonomi, perbankan sesuai dengan kapasitasnya memberikan dorongan agar UMKM dapat bergeliat lagi dan perekonomian kembali sehat dan tumbuh.
Denganpenyaluran pinjaman berbunga rendah seperti KUR serta pemberian stimulus kepada UMKM yang terkena dampak Covid-19, pembinaan, dan pelatihan, BNI sejalan bersama pemerintah mendukung program-program yang ada.
“UMKM sebagai sektor yang mendapat perhatian khusus merupakan kelas ekonomi yang menyentuh langsung perekonomian riil. Sejak pertengahan Maret 2020, BNI memberikan stimulus kepada debitur yang memenuhi ketentuan berupa keringanan bunga, penundaan angsuran pokok, hingga perpanjangan jangka waktu,”tandasnya.
Untuk 2021 BNI mengambil kebijakan strategis guna menghadapi tantangan dan dinamika bisnis yang cepat. Adapun kebijakan strategis itu antara lain meningkatkan kualitas kredit melalui perbaikan manajemen risiko, meningkatkanĀ digital capability, meningkatkan ekspansi bisnis, meningkatkan dana murah, optimalisasi jaringan dan bisnis.(tyo)
