Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Produk Lokal Asahan Unjuk Gigi di PRSU 2026: Sepatu Bunut dan Songket Jadi Primadona

2 min read

Medan | Intipos.com  – Anjungan Kabupaten Asahan pada ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 sukses menyedot perhatian pengunjung lewat ragam produk UMKM lokal.

Berbagai komoditas unggulan mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas, hingga produk kriya busana dipajang untuk memperkenalkan potensi ekonomi daerah tersebut.

Julham, petugas pemandu Paviliun Asahan, mengungkapkan bahwa Sepatu Bunut menjadi salah satu komoditas kriya unggulan yang paling banyak dilirik.

Sepatu khas ini bahkan telah melangkah ke tingkat nasional melalui pameran yang digelar di Jakarta belum lama ini.

“Sepatu Bunut adalah produk kebanggaan kami. Pada agenda promosi sebelumnya, produk ini juga turut diboyong untuk dipamerkan di Jakarta,” terang Julham pada Kamis (30/7/2026).

Baca Juga  Bupati Asahan Buka Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81 Perebutkan Piala Dandim 0208/Asahan

Tak hanya sepatu, sektor kuliner UMKM juga memboyong aneka hidangan unik yang laris manis dipesan pengunjung, di antaranya bakso goreng (basreng), keripik kulit pisang, hingga minuman herbal olahan jus buah pala.

Khusus jus pala, minuman ini digemari karena khasiatnya yang dapat memberikan efek hangat bagi tubuh.

Di sisi kriya tekstil, kain songket khas Asahan tampil sebagai daya tarik utama.

Kain tenun tradisional ini tidak sekadar dijajakan dalam bentuk lembaran, tetapi juga diolah menjadi barang jadi yang bernilai jual tinggi, seperti tas berbahan songket seharga Rp350 ribu per unit.

Baca Juga  Gubernur Bobby Nasution dan DPRD Sumut Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sementara itu, untuk lembaran kain songket berukuran 2,5 meter dibanderol sekitar Rp400 ribu. Sepanjang gelaran PRSU 2026 berlangsung, jajaran produk kriya dan kuliner tersebut mencatatkan angka penjualan yang cukup memuaskan.

Kehadiran Kabupaten Asahan dalam perhelatan tahunan ini diharapkan dapat memperkuat promosi produk UMKM lokal, sekaligus memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat regional Sumatera Utara dan nasional. (AS)