Perkuat Kerukunan Daerah, Pemkab Asahan Matangkan Persiapan Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia 2026
2 min read
Asahan | Intipos.com – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan penilaian Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2026.
Pertemuan strategis ini berlangsung di Aula Kenanga, Kantor Bupati Asahan, pada Rabu (17/6/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Mohammad Azmy Ismail, didampingi oleh Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Asahan, Rahman Halim.
Agenda ini difokuskan pada penyusunan strategi pengumpulan data serta penguatan sinergi lintas sektor.
Langkah tersebut dinilai krusial guna memastikan seluruh proses berjalan optimal demi mempertahankan kerukunan dan stabilitas sosial di wilayah Kabupaten Asahan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Mohammad Azmy Ismail, menegaskan pentingnya kolaborasi ini demi menjaga kondusivitas wilayah.
“Rapat koordinasi ini kita lakukan untuk menyatukan persepsi dan mematangkan strategi pengumpulan data. Sinergi lintas sektor sangat krusial, bukan sekadar untuk memenuhi penilaian, tetapi demi menjaga kerukunan serta stabilitas sosial yang selama ini sudah terjalin dengan baik di Kabupaten Asahan,” ujar Mohammad Azmy Ismail.
Sebagai informasi, Pengukuran IHaI merupakan instrumen resmi yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memetakan potret kerukunan di tengah masyarakat.
Dalam penilaiannya, terdapat lima dimensi utama yang menjadi indikator acuan, yaitu:
1. Dimensi Ekonomi
2. Dimensi Sosial
3. Dimensi Budaya
4. Dimensi Keberagaman
5. Dimensi Kebangsaan
Sementara itu, Plt. Kepala Bakesbangpol Asahan, Rahman Halim, menjelaskan bahwa keakuratan data menjadi kunci utama dalam kesuksesan pengukuran indeks ini.
“Untuk menghasilkan data yang benar-benar akurat dan objektif, kami di Bakesbangpol memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, mulai dari Bapperida, Kemenag, BPS, hingga para camat serta tokoh agama dan masyarakat. Melalui persiapan yang matang dan pengisian e-survey yang optimal, Pemkab Asahan berkomitmen penuh untuk terus mempertahankan iklim daerah yang aman, toleran, dan harmonis demi kesejahteraan bersama,” jelas Rahman Halim.
Dengan keterlibatan berbagai instansi vertikal, jajaran kecamatan, hingga tokoh masyarakat, Pemerintah Kabupaten Asahan optimistis dapat menyajikan data yang riil sekaligus mempertahankan reputasi daerah sebagai wilayah yang rukun dan kondusif.(AS)
