Pemerintah Kabupaten Asahan Gelar Upah-Upah bagi 247 Calon Jamaah Haji Tahun 2026
2 min read
Pemerintah Kabupaten Asahan Gelar Upah-Upah bagi 247 Calon Jamaah Haji
Asahan | Intipos.com – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan pada Selasa siang, 21 April 2026.
Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menggelar tradisi upah-upah bagi ratusan Calon Jamaah Haji (Calhaj) tahun keberangkatan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Agenda yang dimulai pukul 14.35 WIB ini menjadi bentuk dukungan moril serta doa bersama bagi para tamu Allah sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si, didampingi Wakil Bupati Rianto, SH., M.AP.
Turut hadir jajaran Forkopimda mulai dari Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane, Dandim 0208 Asahan Letkol Inf. Edy Syahputra, hingga perwakilan dari Danlanal Tanjung Balai Asahan dan Kajari Asahan.
Kehadiran tokoh agama seperti Ketua MUI H. Salman Abdullah Tanjung serta Ketua IMTAQ H. Ahmad Kosim Marpaung menambah kekhusyukan acara yang berakhir tertib pada pukul 15.30 WIB tersebut.
Dalam laporannya, Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Asahan, H. Jamaluddin, S.Ag., M.M, memaparkan bahwa total jamaah yang akan berangkat tahun ini berjumlah 247 orang.
Komposisi jamaah terdiri dari 108 laki-laki dan 139 perempuan. Secara kategori, rombongan ini mencakup 238 jamaah reguler, 4 jamaah cadangan, serta didampingi oleh 5 orang petugas kesehatan dan haji.
Distribusi keberangkatan dibagi ke dalam beberapa kelompok terbang (kloter), di mana Kloter 7 menjadi rombongan terbesar dengan jumlah 241 orang.
Sisanya tersebar di Kloter 5, 9, 11, 12, dan 16. Tahun ini, tercatat nama Bapak Paino asal Sidodadi sebagai jamaah tertua dengan usia 86 tahun, sementara predikat jamaah termuda disandang oleh Dary Nur Luthfiah dari Kisaran Baru yang baru menginjak usia 19 tahun.
Prosesi upah-upah yang dipimpin oleh pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) berlangsung penuh haru.
Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah, Bupati Taufik Zainal Abidin secara simbolis menyerahkan sarung dan syal kepada perwakilan jamaah.
Dalam sambutannya, Bupati Taufik menekankan bahwa ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang memerlukan kesiapan fisik dan mental yang prima.
Beliau mengingatkan para jamaah untuk senantiasa bersyukur, mengingat masa tunggu keberangkatan yang saat ini bisa mencapai belasan tahun.
“Luruskan niat semata-mata karena Allah SWT. Hindari sifat mengeluh selama di Tanah Suci dan ikutilah instruksi dari pembimbing manasik dengan penuh disiplin agar ibadah berjalan sempurna,” ujar Bupati.
Bupati juga menitipkan doa agar seluruh jamaah tetap menjaga kesehatan di tengah cuaca Arab Saudi yang menantang, sehingga dapat kembali ke Kabupaten Asahan dengan selamat dan menyandang gelar haji yang mabrur.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ibu Fitriana Pardede, yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Asahan.
Kehadiran para Ketua Rombongan (Karom) beserta istri pejabat di lingkungan TP PKK Kabupaten Asahan menunjukkan sinergi kuat dalam mendukung kelancaran administrasi maupun teknis bagi para calon tamu Allah asal Bumi Rambate Rata Raya tersebut.(RS)
