Kedatangan Gubernur Bobby Nasution bersama Kahiyang Ayu Bikin Siswa SMAN I Salak Bahagia
3 min read
Bobby Nasution bersama Kahiyang Ayu Bikin Siswa SMAN I Salak Bahagia
PAKPAK BHARAT | Intipos.com – Kedatangan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, membuat para siswa senang dan bahagia. Bagaimana tidak, setelah kegiatan belajar semuanya berkumpul di halaman sekolah menunggu kehadiran orang nomor 1 di Sumut itu.
Meski menunggu hingga sore, antusias ratusan siswa tampak tetap bersemangat untuk bertemu Gubernur. Meski sempat muncul keraguan, benarkah Bobby Nasution menyambar sekolah mereka. Akan tetapi Kepala Sekolah dan para guru menyemangati anak-anak didiknya untuk bersabar serta meyakinkan semua bahwa Gubernur akan berhenti.
Ternyata harapan para siswa dan guru terjawab, jadilah Gubernur Bobby Nasution datang bersama Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, didampingi Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor dan Ketua TP PKK Juniatry. Sepuluh siswa yang menunggu sambil bernyanyi, akhirnya berteriak kegirangan karena yang dinanti telah datang.
“Pak Gubernur, sekolah kami dibagusin kan. Terima kasih Pak, sudah datang,” terdengar suara dari dalam kerumunan siswa, setelah barisan duduk siswa tak lagi rapi seperti sebelumnya, karena berdesakan ingin berada di depan, sedekat mungkin dan bisa menyapa Gubernur.
Bobby Nasution pun membalas berbagai siswa dan guru dengan menyalami satu orang mereka yang berada di posisi terdekat atau terdepan. Lalu membuka salam sapa dengan kata ‘Njuah-njuah’, sapaan berbahasa daerah setempat, dilanjutkan dengan menyampaikan maksud kedatangannya ke Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (28/7/2025).
Bobby pun mulai bertanya kepada Kepala Sekolah dan para siswa, tentang apa yang diperlukan untuk dapat meningkatkan fasilitas sekolah. Langsung dijawab oleh siswa dan guru, bahwa sekolah ini perlu adanya penambahan ruang belajar dan satu gedung besar seperti aula untuk kegiatan tertentu.
“Kalau bisa Pak, SMA Negeri I Salak ini ruang kelasnya ditambah. Dan ada aula untuk tempat acara sekolah,” sebut Kepala SMAN I Salak, Nurlaila Solin dan diamini para siswa.
Menjawab itu, Bobby Nasution pun menyanggupi untuk merevitalisasi gedung SMAN I Salak, sebagaimana diharapkan para guru dan siswa. Setelah bertanya kepada Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, apakah dana APBD Sumut bisa dialokasikan ke sekolah ini.
“Tadi setelah saya tanya, kata Kepala Dinas Pendidkan, ya kita akan membangun beberapa ruang kelas baru. Dan tadi katanya juga akan dibangun Aula. Agar sekolah ini jadi lebih bagus lagi,” kata Bobby yang memperkenalkan sosok sang Istri, Kahiyang Ayu kepada para siswa.
Tetapi seperti biasa, Bobby Nasution sedikit bercanda kepada seluruh siswa SMAN I Salak, dimana khusus untuk siswa kelas XII yang akan tamat tahun depan, kemungkinan besar tidak bisa menikmati fasilitas baru nantinya. Sebab, pembangunan baru akan dimulai pada tahun 2026 mendatang, pada saat siswa paling senior tahun 2025, tamat dari sana.
“Kepada adik-adik kelas III (XII), mohon maaf kemungkinan fasilitas yang baru nanti akan dinikmati adik-adik kalian. Karena pengerjaannya perlu waktu, jadi setelah dibangun dan selesai akhir tahun, kalian sudah tamat. Kalau mau menikmati, ya jangan lulus. Tapi kan tidak bisa begitu, harus tetap lulus dan melanjutkan ke level berikutnya,” canda Bobby.
Setelah penjelasan itu, Bobby bersama Kahiyang pun meminta beberapa siswa untuk maju dan menjawab pertanyaan mereka. Tak ada yang sulit, hanya meminta keberanian untuk menyebutkan siapa guru yang paling galak dan paling baik di sekolah itu. Sontak para siswa pun berteriak sambil tertawa, seolah serentak menyebutkan satu nama setiap kali ditanya.
“Hadiahnya saya kasi sepeda mau?. Nanti untuk guru dikasi Laptop,” kata Kahiyang, yang juga tersenyum melihat keriangan para siswa melihat Gubernur dan Ketua TP PKK Sumut datang ke sekolah itu.
Usai berbagi sepeda dan laptop, keduanya kemudian kembali menyalami para siswa dan guru untuk berpamitan. Ditutup dengan foto bersama, berpindah dan meninggalkan kado istimewa kepada Pakpak Bharat, terkhusus SMAN I Salak di sore hari itu. Namun bukan kembali ke Medan, melainkan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Humbanghasundutan. (RR)
