Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Kabupaten Pacitan Siap Laksanakan Vaksinasi, Ini Imbauan Ketua DPRD Pacitan

2 min read

Intipos | Pacitan – Vaksin Covid – 19 di Kabupaten Pacitan sudah datang, Sebanyak 2400 vial dosis sudah tiba dan direncanakan pada Sabtu (30/01/2021), vaksinasi perdana akan dilaksanakan di Puskesmas Pacitan Desa Mentoro, Forkompinda serta Tenaga Kesehatan yang akan menjadi penerima vaksinasi.

 

Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar turut serta mensukseskan vaksinasi covid 19,  Karena ini merupakan program maupun kebijakan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai corona virus disease 2019 di indonesia khususnya di Pacitan.

 

“Saya, kita semua patut mendukung dan menopang kegiatan vaksinasi tersebut. Dan diharapkan masyarakat atau pihak yang akan divaksin siap sedia, kecuali jika tak memenuhi syarat atau kategori untuk divaksin. Bapak Presiden Republik Indonesia dan para pejabat serta unsur lainnya telah memberikan contoh divaksin, dan itu aman, Karena Pemerintah ingin masyarakatnya sehat dan bisa segera terbebas dari virus corona,”ujar Ronny saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (28/01/2021).

baca juga : Perda Pengendalian Covid-19 Usulan Pemprov Sumut Disetujui DPRD

Lebih lanjut Politisi Partai Demokrat tersebut menuturkan, Pemerintah tidak sembarangan dalam memberi vaksin Covid-19 kepada masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat hendaknya tidak perlu takut dan ragu untuk divaksin.

 

“Jadi bagi masyarakat diharapkan mendukung program ini demi memutus mata rantai penyebaran covid -19 di Pacitan, apalagi kasus terkonfirmasi saat ini mengalami peningkatan dan sudah ads yang meninggal dunia, sehingga mari bersama-sama kita dukung program pemerintah ini,”jelas Ronny.

 

Vaksin Covid sudah dinyatakan aman oleh BPOM serta sudah mendapat sertifikat Halal dari MUI, sehingga semua sudah sesuai prosudur serta siap di gunakan bagi masyarakat.

baca juga : https://siberindo.co/27/01/2021/dugaan-korupsi-melanda-ajb-bumiputera-1912-sudah-empat-pejabat-ditahan/

“Memang ada pro dan kontra dari masyarakat. Mungkin mereka takut karena membaca, melihat atau mendengar berita.Tetapi kita sebagai leading sektor wajib memberikan contoh kepada masyarakat agar mereka bisa paham dan mau divaksin, serta semua pihak harus mensosialisasikan tentang vaksin ini, Saya sudah siap untuk di vaksin,”tegasnya.

 

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan dan disiplin 3 M dan jauhi kerumunan, serta menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari, itu semua untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Pacitan,”tandasnya.

 

Perlu diketahui, pelaksanaan vaksinasi terhadap seseorang harus memenuhi syarat, diantaranya tidak pernah terkonfirmasi positif Covid – 19, tidak ada penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi dan lain lain,  penerima vaksin harus berusia 18 sampai 59 tahun.(tyo)