Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Gerakan Tanam Padi Serentak, Pemprov Sumut Komitmen Program Kuat Dukung Swasembada Pangan

2 min read
Pemprov Sumut Komitmen Program Kuat Dukung Swasembada Pangan

Pemprov Sumut Komitmen Program Kuat Dukung Swasembada Pangan

 

 

DELISERDANG | Intipos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya, berkomitmen kuat dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Antara lain dengan terus menggenjot indeks pertanaman dan penggunaan teknologi pertanian modern.

 

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubenur Sumut Surya usai acara Gerakan Menanam Padi Serentak di Desa Sidoharjo I, Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang, Rabu (23/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Menanam Padi Serentak di 14 Provinsi yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, secara virtual.

 

Menurut Surya, Pemprov Sumut terus mengawali kebijakan subsidi pupuk, penyediaan bibit unggul, akses pembiayaan petani, serta mengintegrasi hasil panen dengan sistem logistik dan distribusi pangan yang efektif.

 

“Hari ini untuk mendukung swasembada pangan nasional, Sumut menanam 1.897 hektare di sentra-sentra pertanian di seluruh Kabupaten/Kota se-Sumut. Sementara di Desa Sidoharjo ini akan ditanam seluas 2,5 hektare dan hingga akhir April diperkirakan akan ditanam seluas 329,8 hektare,” ujarnya.

Baca Juga  HUT Bhayangkara ke-80, Polres Asahan Gelar Turnamen Sepak Bola Antar Instansi dan Organisasi

 

Disampaikan juga, untuk bulan April 2025 potensi panen padi di Sumut seluas 54.498 hektare, dengan potensi gabah kering giling mencapai 180,662 ton. Setara beras sebanyak 169.967 ton. Untuk kebutuhan Sumut pada bulan April sebanyak 145.247 ton. Sehingga Sumut, bulan April ini surplus beras sebanyak 24.720 ton.

 

Surya pun mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi mendukung peningkatan indeks pertanian padi, agar pendapatan petani terus meningkat. Sehingga para petani Sumut menjadi produktif, mandiri dan sejahtera.

 

Semangat gotong royong dan kolaborasi, menurutnya, menjadi kunci memajukan petani dan memperkuat perekonomian Sumut menuju provinsi lumbung pangan yang maju, unggul dan berkelanjutan.

 

Sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan gerakan tanam padi serentak ini dilakukan di 150 kabupaten seluruh Indonesia. Ia menargetkan luas tanam selama April 2025 mencapai 1,3 juta hektare dengan perkiraan produksi 7,5 juta ton gabah.

Baca Juga  Dengarkan Jeritan Warga Soal Trauma Banjir Rico Waas Instruksikan Solusi di Tempat

 

Presiden Prabowo mengatakan, langkah ini sebagai upaya mendukung ketersedian pangan bagi seluruh rakyat Indonesia, dan juga meningkatkan pendapatan petani sebagai produsen penghasil pangan di Indonesia.

 

“Ini langkah kita dalam mendukung ketersedian pangan kita. Selama kita produksi pangan, negara kita aman,” jelasnya

 

Presiden juga berharap kekayaan negara tidak boleh terpusat pada segelintir orang, tetapi kekayaan bangsa harus dirasakan oleh warga seluruh Indonesia.

 

Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran baik Gubernur, Bupati dan kelompok tani, yang turut berkontribusi mendukung ketahanan pangan Indonesia.

 

Turut hadir Wakil Bupati Deliserdang Lomlom Suwondo, jajaran Forkopimda plus, pimpinan OPD Sumut dan Deliserdang, serta para kelompok tani. (RR)