Mantap, Satres Narkoba Polres Langkat Beri Andika Hadiah

By Fery Pada : 08 Okt 2019, 02:48:40 WIB, - Kategori : KriminalMantap, Satres Narkoba Polres Langkat Beri Andika Hadiah

INTIPOS | LANGKAT - Satres Narkoba Polres Langkat berhasil meringkus seorang kurir antar provinsi saat menggelar Operasi Antik Toba 2019 di kawasan Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Minggu (6/10/2019).


Dalam Operasi Antik Toba 2019 itu petugas Satres Narkoba Polres Langkat berhasil mengamankan barang bukti 6 Kilogram Ganja kering siap edar dari tangan Andika (25) yang diketahui merupakan Warga Dusun Lama Desa Sawang Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh tersebut.

Penangkapan berawal saat adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa ada seorang laki-laki yang sedang membawa narkotika jenis ganja dari Aceh menuju Medan dengan menumpangi Bus Putra Pelangi BL 7307 AK.

Menindaklanjuti informasi tersebut lalu petugas melakukan pengintaian terhadap bus yang dimaksud, usai menunggu beberapa saat Bus Putra Pelangi BL 7307 AK melintasi jalur dimana petugas Satres Narkoba Polres Langkat melakukan Operasi Antik Toba 2019.

"Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas lalu melakukan pengintaian, tidak lama Bus pun terlihat dan diberhentikan personil, kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap para penumpang dan barang bawaannya, saat itu salah satu petugas kita melihat seorang pria (penumpang) dengan gelagat yang mencurigakan, dan saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan serta barang bawaan, ternyata benar, pria yang dicurigai tersebut (Andika) membawa 6 Kilogram Ganja kering siap edar yang disimpan didalam tas ransel milik pria tersebut" jelas Kasat Red Narkoba Polres Langkat, AKP. Adi Haryono kepada Intipos.com , Selasa (8/10/2019).

Ketika di interogasi pelaku Andika mengaku bahwa ganja tersebut adalah miliknya yang rencananya akan diantar olehnya menuju ke Kota Pematang Siantar.

Kemudian, guna penyelidikan lebih lanjut , pelaku dan barang bukti dibawa petugas ke Mapolres Langkat, namun tiba-tiba saja pelaku yang mengaku baru sekali membawa narkoba jenis ganja itu melakukan perlawanan dan langsung berlari meninggalkan petugas.

"Saat akan dibawa ke Mapolres Langkat, pelaku tiba-tiba saja melakukan perlawanan dan berlari, lantas petugas kita mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 3 kali ke udara, karena tidak mengindahkan peringatan maka petugas kita langsung melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap si pelaku" ungkap Kasat Narkoba Polres Langkat.

Usai dilumpuhkan petugas dengan tindakan tegas dan terukur (menembak), pelaku langsung dibawa ke RSU Surya Stabat guna mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di kakinya.

"Aku cuma disuruh oleh (Z**) warga Aceh Utara saja pak, aku diminta untuk mengantarkan barang itu (ganja) ke Pematang Siantar, Di sana sudah ada yang menunggu kata si (Z**) itu pak" kata pelaku kepada petugas saat dirumah sakit.

Dalam pengakuannya, Tersangka (Andika) mengaku dijanjikan Rp 200 ribu perkilogram sebagai uang Terimakasih oleh seseorang asal Aceh berinisial Z, namun dirinya baru menerima Rp 200 ribu sebagai uang jalan dan akan mendapatkan sisanya setelah selesai mengantar ke Kota Pematangsiantar.

"Dia (tersangka) mengaku dijanjikan akan diberikan upah 1,2 juta apabila berhasil mengantarkan barang haram sebanyak 6 Kilogram tersebut ke Kota Pematangsiantar, namun baru menerima 200 ribu sebagai uang jalan dan susahnya akan diberikan setelah barang itu sampai ke Pematangsiantar, Kini tersangka berserta barang bukti sudah ditahan di sel Tahanan di Mapolres Langkat, saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan guna dilakukan pengembangan selanjutnya" Pungkas Kasat Red Narkoba Polres Langkat, AKP Adi Haryono.