Susu Caleg Dapil 2 Dibekukan, Hasil Pileg DPRD Banyuasin Kacau Balau

By Redaksi 18 Apr 2019, 08:29:21 WIBPeristiwa

Susu Caleg Dapil 2 Dibekukan, Hasil Pileg DPRD Banyuasin Kacau Balau

Keterangan Gambar : Surat suara yang tertukar


Intipos.com | Banyuasin - Semakin Jadi perbincangan disemua kalangan, masalah penghentian pencoblosan Surat Suara (Susu) Caleg untuk Dapil 2 DPRD Banyuasin yang isinya salah cetak nama-nama Caleg dari Dapil 1, oleh panitia Susu Caleg untuk Dapil 2 terpaksa dibekukan, termasuk semua Susu-susu yang dicoblos hasilnya dibatalkan KPUD Banyuasin.

Dengan dibekukan Susu untuk Caleg Dapil 2 DPRD Banyuasin yang meliputi Kecamatan Betung, Suak Tapeh, Pulau Rimau dan Tungkal Ilir yang berhasil dihimpun oleh media ini berbagai polemik bermunculan baik dari lembaga penyelenggara sendiri maupun dari 120 Caleg yang ada dan tak kalah hebohnya ditengah masyarakat dalam Dapil 2 yang cerdas, dikatakan mereka terancam tidak mempunyai perwakilan di DPRD Kabupaten Banyuasin untuk periode 2019-2024 sesuai yang diharapkan.

Sebut saja keluarga Arf asal Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin dalam perbincangan mengtakan dari 5 suara ini akan hilang 3 suaranya, karena kerja jauh diluar luar Dapil 2. Kemarin kami bisa mencoblos, karena diliburkan secara nasional dan hari ini sudah harus masuk kerja lagi, ucapnya saat ditemui media ini (18/4/2019) beberapa saat yang lalu.

Para Caleg dari Dapil 2 Kabupaten Banyuasin yang sempat dijumpai tadi malam usai melapor ke Banwaslu maupun ke Kantor KPUD Banyuasin mengatakan mendesak pihak KPUD Banyuasin selaku penyelenggara pemilu agar segera dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) juga ada dari Caleg meminta dikembalikan kerugian biaya yang telah dikeluarkan selama penyelenggara pemilu 17 April 2019 yang baru lalu.

NM Charles Caleg no.1 dari Dapil 2 yang diusung parpol PBB yang viral dalam pembetitaan, dia berkomentar tegas-tegas bahwa selain segera dilakukan PSU dan semua biaya ditanggung pihak KPUD Banyuasin. Dari Dapil yang sama juga diungkapkan H Ali Mahmudi Caleg no.1 yang diusung parpol Demokrat saat dijumpai dikediaman menguraikan selama pencalegkan dirinya biaya yng sudah dikelurkan tak sedikit, maka dengan kejadian ini pihak KPUD Banyuasin selaku penyelenggara benar-benar merugikan dirinya.

Untuk itu selain melapor ke Kantor Banwaslu dan ke Kantor KPUD Kabupaten Banyuasin, bertujuan permasalahan ini diproses dengan tegas karena jelas melanggar aturan Pileg dan para Caleg dari Dapil 2 khususnya tetmasuk kepada Masyarakat yang dikecewakan, karena bisa mempunya wakil di DPRD Banyuasin dengan biaya yang lebih banyak lagi.

Hal serupa diungkapkan rombongan 5 Caleg yang datang dari parpol yang berbeda diiringi beberapa pendukungnya grudug Gedung KPUD Banyuasin menuntut dan mendesak pihak KPUD Banyuasin selaku penyelenggara pemilu agar segera dilakukan PSU. Ke-5 Caleg dari dapil 2 diantaranya Caleg dari PDIP Jupriyadi, dari Partai Golkar Fahmiwati dan Suharto, dari PKB Periadi dan Yeni dari parpol Gerindra.

Sementara Ketua KPUD Banyuasin Agus Supriyanto ketika ditemui wartawan media ini diruang kerjanya menjelaskan dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg tahun 2019 ini diakui sedang ketiban sialnya. Kesalahan cetak nama Caleg untuk Dapil 2 DPRD Kabupaten Banyuasin itu jelas kesasalahan pihak ke-3, karena mencetak Susu Caleg itu bukan dari KPU dan sesuai prsedur itu mutlak pihak ke-3 yang membuat kesalahan.

Agus juga mengakui ada faktor kelalaian yang timbul dari petugasnya yang tidak teliti saat melakukan pelipatan susu itu, sehingga diantara susu yang benar dengan susu yang salah tidak dipisahkan lagi. Hal itu juga faktor kelelahan para petugasnya yang disebabkan waktu yang sangat mepet, sehingga menjadi penyebab kesalahan yang fatal.

Lanjut Agus, akan kami tetap melakukan PSU kembali, tapi penyelenggaraanya 10 hari kemudian dari 17 April ini, karena butuh biaya yang lebih besar, tentu akan diplenokan terlebih dahulu. Kepada Masyarakat khususnya dalam Dapil 2 supaya pro aktif nantinya untuk melakukan pemilihan Calegnya pada jadwal yang segera ditetapkan, harapnya menyudahi perbincanganya. (waluyo)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook