Suami Kerja Dirantau, Istri Dirumah Jualan Shabu

By Redaksi 06 Apr 2019, 13:55:38 WIBKriminal

Suami Kerja Dirantau, Istri Dirumah Jualan Shabu

Keterangan Gambar : Dua tersangka


Intipos.com | Palembang - Suami sedang bekerja dirantau, istri dirumah berinisial DM nekat berjualan barang haram jenis Sabu. Warga Kelurahan Kamang Agung Kecamatan Kertapati Palembang Sumatera Selatan ini bersama rekanya inisial He, akhirnya diringkus anggota Buser Polsek Kertapati pada Kamis malam kemarin, sekitar pukul 23.30 wib.

Kepada wartawan Kapolsek Kertapati AKP Polin Pakpahan melalui Kanit Reskrim Ipda Denny Irawan dikatakan bahwa, ditangkapnya kedua orang itu diduga sebagai pengedar dan pemakai sabu dan ditangkapnya mereka, berawal dari informasi warga yang mengaku resah dengan aktivitas transaksi narkoba di kawasan Jalan Ki Marogan itu.

Berkat informasi tersebut petugas langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumah Dm yang diduga kuat sebagai pengedar. " Dm saat akan ditangkap mengelabui anggota kami dengan berteriak dan membuat fitnah. Namun pelaku tidak bisa mengelak lagi, setelah ditemukan 8 paket sabu yang disembunyikan didalam mesin cuci," beber Kanit beberapa saat yang lalu.

Masih kata Kanit, petugas kami terus mengembangkan atas pengakuan sang penjual bahwa ada pelangganya yang baru membeli 3 paket darinya. "Pengembangan anggota berhasil menangkap tersangka He dirumahnya dan He juga sempat mengelak, tapi baru mengaku setelah ditemukan 3 paket sabu di bawah jok motornya," imbuh Kanit.

Lebih jauh Kanit menjelaskan sampai saat sekarang, kedua tersangka berikut barang bukti sebanyak 11 paket sabu masih diamankan di Polsek Kertapati untuk diproses lebih lanjut.

DM ketika digelandang ke Polsek Kertapati, diakui semua perbuatannya, tetapi hanya menjual sabu-sabu di tempat tinggalnya." Baru sebulan ini pak saya menjual sabu, saya terpaksa melakukan ini, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena suami saya tak punya pekerjaan tetap dan saat ini juga sedang ada dirantau", tuturnya.

Dari hasil pekerjaanya itu setiap paket sabu tersebut, dijual seharga Rp 50-70 ribu dan keuntungan bersih yang didapat rata-rata Rp 40 ribu. "Saya belanja seperempat JI saja dan barang itu saya beli dari bandar diwilayah seberang, lalu saya pecah lagi menjadi paket seharga Rp 50 ribu. Biasanya sudah habis dalam dua hari, dan saya dapat untung Rp 40 ribu", katanya.

Hen sang pemakai, kepada petugas mengaku baru sekitar satu bulan menggunakan sabu, untuk menambah stamina saat bekerja. " Jujur pak kalau saya beli dengan ayuk itu dalam dua paket Rp 50 ribu dan satu paket yang Rp 70 ribu dan saya pakai sendiri pak," terang Sopir angkutan material bangunan. (wal)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook