Sang Wanara dan Bungah Gumregah terpilih Sebagai Maskot dan Jingle Pilkada 2020 Pacitan

By Abdi Aryansyah 01 Des 2019, 20:18:35 WIBPublik

Sang Wanara dan Bungah Gumregah terpilih Sebagai Maskot dan Jingle Pilkada 2020 Pacitan

Keterangan Gambar : Sang Wanara Maskot Pilkada Kabupaten Pacitan 2020


Intipos.com | Pacitan - Menjelang berlangsungnya pesta akbar pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pacitan September 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum Pacitan menggelar lomba cipta jingle dan desain maskot Pilkada.

Setelah menyisihkan kandidat lainnya dalam lomba pemilihan tersebut, Akhirnya Desain milik Setiyono Budi Sampurno yang di beri judul Sang Wanara terpilih menjadi maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan 2020.

Desain yang terinspirasi dari seni Kethek Ogleng yang merupakan seni tradisional dari Desa Tokawi Kecamatan Nawangan tersebut berhasil menjadi juara pertama dalam lomba desain maskot Pilbup Pacitan, Dan untuk proses lomba cipta jingle dan desain maskot sampai terpilihnya jingle dan maskot sangatlah rumit dan lama sehingga pihak KPU memilih dewan juri yang benar-benar handal di bidangnya.

"Dalam pelaksanaan pemilihan tersebut, kami memilih para juri yang memang ahli dibidangnya karena kami tahu bahwa pemilihan cipta jingle dan desain maskot ini sangat susah, perlu orang-orang yang professional serta paham dibidang ini,”ujar Ketua KPU Pacitan Sulis Styorini kepada pewarta, Minggu (1/12/2019).

Sementara itu salah satu juri dalam lomba tersebut Ninik Setyawati mengatakan, ada 40 karya yang ikut dalam lomba dan butuh waktu yang cukup lama untuk menentukan pemenangnya, karena semua karya yang ikut semua memenuhi syarat yang di tentukan.

"Setelah melalui seleksi yang cukup ketat, akhirnya dewan juri sepakat memilih karya Setiyono Budi Sampurno sebagai pemenang, Banyak hal yang menjadi pertimbangan kami selaku dewan juri, yaitu, ekspresi wajah Sang Wanara terlihat ‘sumringah’, sesuai tagline ‘bungah gumregah’.Kemudian di jari kelingking (tinta), tangan kanan pegang kertas sosialisasi coblosan dan ekor melilit paku. Sedangkan accesoris didada adalah batik pace (khas Pacitan) dan juga mahkotanya ada akik,"jelasnya.

“Pemilihan dari setiap jargon-jargon sangat ketat sekali. Maskot Sang Wanara menunjukkan kreatifitas si pembuatnya. Diskripsinya juga sangat tepat sekali,”imbuhnya.

Selain lomba maskot, KPU juga mengumkan hasil lomba jingle Pilbup Pacitan. Ada 26 karya yang dinilai oleh dewan juri dan menetapkan ‘Bungah Gumregah’ karya grup band Srawung Pancer menjadi pemenang utama.

Sedang dua karya terbaik masing-masing atas nama Dhimas Fernanda Fadhlillah Suryanto (Demokrasi Damai, Pacitan Sejahtera) dan Yuwinda Prawata Widita (Ayo memilih).

“Memilih jingle itu pertama syairnya, mengandung ajakan masyarakat, tidak mengandung kontroversial, baru musiknya. Banyak faktor yang kita pilih dalam penilaian jingle kali ini,” jelas Djohan Perwiranto yang merupakan anggota Dewan juri.

Perlu diketahui, Sang Wanara berasal dari bahasa Sansekerta Vanara, yang berarti manusia berekor monyet. Dalam mitologi kuno, Wanara dikenal memiliki sifat gagah berani, jujur, adil dan berintegritas tinggi. 

Sifat ini sesuai dengan asas penyelenggara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Karena nantinya akan lahir pemimpin yang gagah berani dalam membela kebenaran dan kepentingan rakyat Pacitan agar bisa hidup sejahtera,adem,ayem serta tentrem.

Para dewan juri yang terlibat langsung dalam pemilihan maskot dan jigle yakni Gogot Cahyo Baskoro (Anggota KPU Provinsi Jawa Timur), Djohan Perwiranto dan Suharnowo,Triyono (Dewan Kesenian Pacitan) dan Ninik Setyawati (akademisi/seniman).(tyo)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook