Presiden RI Buka Rakernas Pengelolaan Keuangan Negara 2017
Beliau pesankan Penyederhanaan SPJ

By Redaksi 15 Sep 2017, 04:47:28 WIBPemerintahan

Presiden RI Buka Rakernas Pengelolaan Keuangan Negara 2017

Keterangan Gambar : Presiden Republik Indonesia


Intipos.com, Jakarta - Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 yang dibuka oleh Presiden RI, Ir H Joko Widodo, Rakernas ini digelar untuk meningkatkan komitmen para penyelenggara pemerintahan dalam meningkatkan kwalitas pengelolaan keuangan negara.

Sebelum dinobatkan menerima plakat penghargaan karena lima kali secara berturut-turut, karena pemkab Banyuasin dinilai berhasil dalam pengelolaan keuangan sehingga menyandang wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Mentri keuangan RI, Sri Mulyani, Bupati Banyuasin Ir H Supriono turut hadiri mengikuti rakernas 2017.

Dalam sambutannya, Presiden RI, Ir H Joko Widodo sekali lagi mengingatkan soal perbaikan sistem pengelolaan keuangan negara. Baginya, semua yang dilakukan oleh para jajarannya harus mengarah pada "perbaikan sistem" yang ada.

“Semuanya berkembang dengan cepat dengan cara-cara yang tak terduga. Inovasinya cepat sekali. Oleh sebab itu, kita juga harus berani berubah. Akuntansi kita mestinya harus kita arahkan. Orientasi tidak kepada prosedur, harus diubah kepada orientasi hasil. Hasil pun juga harus berkualitas,” ujarnya di hadapan sejumlah Gubernur, Bupati, Walikota, Sekretaris Jenderal, Aparat Pengawasan Pemerintah, dan Pimpinan Instansi.

Sementara itu, Kepala Negara juga mengingatkan soal penyederhanaan laporan yang pernah ia minta beberapa waktu sebelumnya. Laporan pertanggungjawaban yang bertumpuk-tumpuk pada akhirnya akan membuat aparatur menjadi lebih terfokus pada pengerjaan laporan dibanding dengan eksekusi program.

“Ini kita bekerja membuat laporan atau bekerja menghasilkan sesuatu? Saya sampaikan untuk buat yang sederhana. Urusan SPJ sederhana, jangan sampai bertumpuk-tumpuk. Buat saja 2 atau 3, itu sudah maksimal untuk saya,” kata Presiden.

Meski demikian, penyederhanaan laporan sebagaimana yang diminta Presiden bukan berarti tidak memperhatikan aspek akuntabilitasnya. Yang paling penting ialah bagaimana laporan tersebut mudah untuk diperiksa, dikontrol, diikuti, dan memiliki hasil yang jelas. (waluyo)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • online pharmacy

    http://canadianpharmaciesprofmeds.com/ ...

    View Article
  • canadian online pharmacy

    http://canadianonlinepharmacyph.com/ ...

    View Article
  • canadian online pharmacies

    http://canadianonlinepharmacyph.com/ ...

    View Article
  • online pharmacy canada

    http://canadianonlinepharmacyph.com/ ...

    View Article