Pikul 220 Kilo Ganja, Mertua Dan Menantu "Nginap" di Polres Langkat !!

By Fery 30 Jan 2019, 07:26:08 WIBPublik

Pikul 220 Kilo Ganja, Mertua Dan Menantu "Nginap" di Polres Langkat !!

Keterangan Gambar : Menantu dan Mertua .


INTIPOS | LANGKAT -  Terdesak kebutuhan ekonomi membuat, Maimun Saleh (58), warga Komplek Perumahan Bumi Kartika Asri, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kota Cirebon, Jawa Barat, ini tega menjerumuskan menantunya sendiri kedalam ruang pesakitan.

Dia (Maimun Saleh) mengajak menantunya sendiri, Gitohani (29), warga Blok Lebak, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kota Cirebon- Jawa Barat, ke Aceh untuk membawa 220 kilogram ganja ke Provinsi Jawa Barat.

Hasilnya, mertua dan menantunya yang masih berstatus pengantin baru itu sama - sama masuk penjara dan terancam hukuman mati, setelah diringkus anggota Sat Narkoba Polres Langkat.

Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan, menerangkan, Maimun Saleh dan Gitohani memiliki hubungan menantu dan mertua.

"Pelaku ini mertua dan menantu," kata Kapolres kepada Intipos.com Rabu (30/1).

Keduanya ditangkap saat akan melintas di Jalan Lintas Sumatera Aceh - Medan, tepatnya di depan Pos Polisi Polsek Besitang, Desa Halaban, Kabupaten Langkat.

Awalnya, polisi menghentikan mobil Mercedes Benz F 1829 EX yang dikemudikan Maimun Saleh. "Saat kita periksa bagasi, ada 120 bal ganja yang disembunyikan," Jelas Kapolres Langkat.

Tidak berselang lama, polisi juga menghentikan mobil Hyundai Avage B 1294 WFF yang dikemudikan Gitohani. Dari dalam mobil tersebut, polisi mendapati 100 bal ganja, seberat 100 kilogram.
Selanjutnya, Petugas Kepolisian langsung memboyong kedua tersangka berserta barang bukti ke Mapolres Langkat.

Sementara itu, Maimun Saleh kepada wartawan, mengatakan, terpaksa menerima pekerjaan tersebut, karena desakan ekonomi.

"Aku dulu supir truk dari Aceh ke Jakarta. Aku butuh uang untuk kontrakan rumah yang terus ditagih. Makanya aku mau menerima kerjaan ini," sesal Maimun.

Sedangkan Gitohani, mengaku tidak tahu, kalau mobil yang dibawanya itu berisi ganja. "Saya sama sekali tidak tahu kalau dalam mobil itu ganja. Aku hanya diajak mertua untuk membawa mobil dari Aceh," jelas Gitohani.

AKBP Doddy Hermawan yang juga pernah menjabat Kapolres di Pematangsiantar tersebut menyatakan, kedua kurir narkoba antar Provinsi tersebut disangkakan melanggar Pasal 115 ayat (2) subs Pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dimana dalam kedua pasal tersebut pelaku diancam hukuman mati atau minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara dengan denda Rp 8 Miliar "Pungkas Kapolres Langkat. 


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • Buvlqt

    <a href="http://cialisvini.com/#">buy cialis online</a> order kamagra ...

    View Article
  • Buvlqt

    <a href="http://cialisvini.com/#">buy cialis online</a> order kamagra ...

    View Article
  • Buvlqt

    <a href="http://cialisvini.com/#">buy cialis online</a> order kamagra ...

    View Article
  • Buvlqt

    <a href="http://cialisvini.com/#">buy cialis online</a> order kamagra ...

    View Article