Pengrajin Akik Di Pacitan Beralih Sebagai Pengrajin Pipa Rokok Dari Bahan Kayu

By Redaksi 07 Feb 2019, 03:23:22 WIBEkonomi

Pengrajin Akik Di Pacitan Beralih Sebagai Pengrajin Pipa Rokok Dari Bahan Kayu

Keterangan Gambar : Joko Yulianto yang dulunya adalah pengrajin batu akik kini beralih profesi menjadi pengrajin pipa rokok


Intipos.com | Pacitan - Beberapa tahun terakhir Indonesia sempat dihebohkan dengan fenomena batu akik. Entah mengapa tiba-tiba fenomena ini begitu cepat mennyebar dan mennular kepada setiap orang. Mereka yang awalnya tak tertarik mengoleksi batu akik, tiba-tiba ikut-ikutan suka. Tua-muda, pria ataupun wanita semuanya turut larut dalam hegemoni batu akik tersebut. 

Namun, entah mengapa kini gaung batu akik tak sekencang dulu. Semunya seakan sudah tak lagi menarik. Popularitas batu akik yang menanjak dengan cepat pada akhirnya harus merosot dengan cepat pula. Seperti halnya di Pacitan kini pengrajin batu akik banyak yang beralih ke pengrajin pipa rokok yang berbahan dari kayu.

Salah satunya adalah Joko Yulianto yang dulunya adalah pengrajin batu akik kini beralih profesi menjadi pengrajin pipa rokok, Hal ini di karenakan sudah orang-orang yang gemar pamer batu di jarinya kini sudah sangat sedikit. Sedangkan saat ini banyak beralih ke pipa rokok yang terbuat dari berbagai jenis kayu.

"Saat ini pengrajin batu akik sudah jarang dan sentra-sentra juga sebagian sudah sepi pengunjung, Melihat fenomena saat ini yang lagi di gandrungi adalah pipa rokok maka saya beralih menjadi pengrajin pipa,"jelasnya saat di temui intipos.com di sela-sela aktifitasnya membuat pipa rokok, Rabu (6/2/2019).

Lebih lanjut pria yang sering di sapa Joko pecel tersebut mengatakan, Beralihnya dari pembuat batu akik ke pengrajin pipa rokok, Karena alat yang di gunakan sama seperti yang di gunakan untuk membuat batu akik, Serta bahan bakunya juga lebih mudah di cari.

"Dari pada alat-alat pembuat akik tidak di gunakan, kita alih fungsikan untuk membuat pipa rokok, Dan Alhamdulillah banyak pencinta pipa rokok yang datang ke sini untuk membuat pipa dengan berbagai jenis kayu serta selera mereka masing-masing,"tambahnya.

Pipa rokok buatannya banya di gemari orang-orang baik dari lokal.maupun luar pacitan, Berbagai jenis pipa rokok dari bahan baku Kayu Stigi, Galih asem, Kopi, Cengkeh, Mawar serta bahan-bahan lain sudah ia kerjakan serta di nikmati oleh pencinta pipa rokok.

"Pipa rokok selain sedang tren juga ada baberapa jenis kayu yang di gunakan mempunyai nilai jual cukup tinggi, Sehingga bisa menyaingi batu akik yang mulai meredup saat ini, Dan dengan adanya pipa rokok ini sebenarnya bisa menjadikan penghasilan tambahan bagi masyarakat Pacitan,"ujarnya.

Karena bahan baku yang di gunakan adalah dari kayu, Sehingga bisa memanfaatkan seperti kayu cengkeh, Kopi yang sudah tidak produktif dan harus di ganti dengan tanaman baru, Itu bisa di gunakan sebagai bahan baku pipa rokok tersebut.

"Jika pipa rokok ini bisa di kembangkan maka ada peluang usaha bagi masyarakat dengan mengunakan bahan baku yang ada di sekitanya, Sehingga dapat menambah penghasilan bagi masyarakat,"ucapnya.

Namun untuk mengembangkan kerajinan ini tidak lah mudah jika tidak ada andil dari pemerintah daerah, karena semua harus ikut andil minimal pemasaran serta pengenalan produk tersebut.

"Pemerintah daerah harus ikut andil dalam hal ini, Paling tidak harus mendukung usaha kerajinan seperti ini, Setidaknya ada campur tangan dinas terkait untuk mempromosikan kerajinan ini agar bisa bersaing dengan produk-produk lainnya,"pintanya.

Pipa rokok kayu dengan bahan yang langka atau sulit dicari serta ada khasiatnya, satu biji pipa rokok bisa menembus harga ratusan ribu rupiah, bahkan jutaan rupiah.

"Satu biji pipa rokok dari bahan kayu Stigi maupun Galih asem yang sudah jadi serta memiliki akssesoris yang unik bisa menembuh harga hingga 500 ribu rupiah, ini merupakan usaha yang menjanjikan, namun semua terkendala adalah dari promosinya, untuk saat ini pemasarannya hanya mengadalkan dari mulut ke mulut saja,"tandasnya.

Namun bagi pecinta pipa rokok bisa melihat dan membeli berbagai jenis pipa dari bahan kayu di halaman Pasar Sawo pada setiap sabtu malam. (tyo)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • AaronKaphy

    <a href="http://queenslandliteraryawards.com/">a tenolol</a> <a ...

    View Article
  • Assignment Help Melbourne

    I much obliged to found your detailed post! It is very helpful for me. Keep doing ...

    View Article
  • StevHise

    Wii Amoxicillin Clear Up My Gingervitis <a href=http://cure-rx.com>online ...

    View Article
  • Edwardfency

    Amazing many of useful information. https://www.canadianpharmacy-guide.com/ cheap ...

    View Article