Pengakuan Penggali Jaringan Telkom Sering Dipalak Preman

By Redaksi 03 Jul 2019, 06:12:43 WIBPublik

Pengakuan Penggali Jaringan Telkom Sering Dipalak Preman

Keterangan Gambar : By Waluyo : Lubang galian jaringan


Banyuasin | Intipos.com - Pekerja penggali jaringan Telkom disepanjang ruas jalintimsum Palembang-Jambi mengaku sering temui kendala ketika melakukan pengerjaanya, selain kondisi lokasi yang berbatu juga sering terjadi pemalakan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan preman, ucap Suparman dan Samijan pekerja gali saat ditemui wartawan beberapa saat yang lalu.

Parman menambahkan, kalau diwilayah Sumatera Selatan selama ini belum ada ulah sekelompok preman yang melakukan pemalakan, tetapi yang menjadi kendala kami di Sumsel ini lokasinya banyak ditemui bebatuan didalam galian tanah sedalam 1,5 meter.

Kedua warga asal Kediri Jawa Timur ini mengaku yang paling parah aksi premanisme terkait proyek yang dikerjakan ada di wilayah Provinsi Lampung dan Medan Sumut, bahkan pernah bos proyek kami tempat didaerah itu sempat rogoh kantong puluhan juta.

Masih menurutnya pekerjaan ini yang belum dimasuki ada 2 daerah di Provinsi Papua dan Provinsi Aceh, tetapi yang paling melawan sekelompok orang yang menamakan preman di Provinsi itulah.

Parman menambahkan, cara kerja kami ini sistem borong dengan harga satu meter Rp.12 ribu. Jika ditempat lokasi yang tidak ada bebatuan mampu selesaikan 100 meter dalam satu harinya, tapi kalau seperti diwilayah Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin ini bisa boleh 100 meter sudah 4 hari belum selesai, katanya.

Tanpa menyebutkan nama perusahaan yang memperkerjakanya, Parman dan Sumijan mengatakan kontrak kerja perusahaan biasanya tiga bulan ada sekitar 26 kilo mater, tutupnya. (waluyo)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook