Merampas Handphone Milik Warga Binjai,Kedua Pria Ini Tidur Di Bui

By Fery 23 Agu 2019, 03:14:40 WIBKriminal

Merampas Handphone Milik Warga Binjai,Kedua Pria Ini Tidur Di Bui

Keterangan Gambar : Kedua Tersangka Saat Di Mapolsek Medan Baru


INTIPOS | MEDAN - Dua pria yang merupakan warga Kecamatan Medan Sunggal ini terpaksa diboyong di Polsek Medan Baru, Selasa (20/8/2019) kemarin.

Bukan tanpa sebab, keduanya tertangkap basah ketika mencoba merampas sebuah telepon genggam milik seorang wanita yang merupakan warga Binjai di Jalan Gajah Mada, tepatnya di persimpangan Jalan Iskandar Muda.

Keduanya adalah, Ricardo Hasudungan Tampubolon (34) dan Suherman Afrianto (40), masing-masing merupakan warga jalan Kasuari dan Jalan Dwikora, Tanjung Rejo, Medan Sunggal.

Beruntung, personel Polsek Medan Baru yang mendapat laporan cepat tiba di lokasi dan segera mengamankan keduanya dari amuk massa.

Informasi menyebutkan, saat itu Ricardo dan Suherman mencoba merampok HP Oppo A57 milik Widya Paramita (20), warga Jalan Samanhudi, Binjai Selatan.

“Saat itu korban bersama orangtuanya hendak ke Thamrin Plaza mengendarai sepeda motor, pas di lokasi, korban yang kurang mengerti jalan kota Medan sedang melihat untuk melihat penunjuk arah (GPS), lalu salah seorang pelaku dengan cepat merampas handphone korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Philip A Purba, Jumat (23/8/2019).

Setelah merampas Handphone milik Widya, Ricardo dan Suherman, yang mengendarai Honda Beat BK 2985 AHV, berupaya kabur, namun gadis itu langsung berteriak meminta bantuan warga sembari mengejar keduanya.

Tak jauh dari lokasi aksi, kedua pria itu akhirnya berhasil ditangkap warga, spontan, keduanya pun menjadi pelampiasan amarah massa.

“Ketika mereka mau kabur, dihadang oleh pengguna jalan, ketepatan saat itu petugas kita yang sedang berpatroli melintas di lokasi dan langsung mengamankan keduanya,” lanjut Philip.

Dari kedua pelaku, polisi mengamankan barang bukti Handphone merek Oppo milik Widya dan motor Honda Beat yang digunakan saat beraksi, widya didampingi orangtuanya kemudian membuat pengaduan resmi di Mapolsek Medan Baru.

“Kedua pelaku kita kenakan pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 9 sampai dengan 12 tahun penjara,” pungkasnya.


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook