Meneropong Sosok Calon Bupati Pacitan 2020

By Redaksi A 03 Des 2019, 18:50:55 WIBPublik

Meneropong Sosok Calon Bupati Pacitan 2020

Keterangan Gambar : Budi Harisantoso yang merupakan Keturunan ke 7 Kanjeng Jimat


Intipos.com | Pacitan - Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Pacitan akan digelar pada September 2020 mendatang, Namun para bakal calon Bupati sudah mulai bermunculan memperkenalkan diri kepada khalayak ramai dengan memasang baleho dari mulai pusat kota hingga ke plosok-plosok wilayah pedesaan.

Dari sekian banyak Balon Bupati yang ada, setelah intipos.com menelisik dan mencari sosok lain dari para kandidat yang ikut di Pilbub Pacitan 2020 mendatang, ternyata masih ada sosok lain beliau adalah salah satu keturunan Ke 7 (tujuh) dari Kanjeng Jimat yaitu Budi Harisantoso.

Pria yang di kenal Santun,humoris tersebut memiliki darah kepemimpinan dari garis keturunan seorang tumenggung,Pejuang serta penyebar agama islam di Kabupaten Pacitan. Dengan alasan tersebut besar kemungkinan akan memiliki pamor menjadi pemimpin di Kota kelahiran Presiden ke 6 tersebut.

"Sehubungan dengan Pilbup Pacitan, Saya masih berpikir panjang, apa lagi posisi saya saat ini adalah ASN, jadi masih harus di pertimbangkan dengan matang. Yang pastinya harus ada dukungan serta restu dari keluarga terlebih dahulu," ujar pria yang saat berdinas di PU Binamarga Jatim UPT PJJ Pacitan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/12/2019).

Kanjeng Jimat atau M.T Djogokarjo I (Jayaniman) adalah seorang tumenggung, dan pada tahun 1812-1826 resmi menjadi pemimpin tertinggi di Pacitan. Saat Kyai Jayaniman menjadi Tumenggung, beliau berganti nama menjadi Tumenggung Jokokaryo I.

Kyai Jayaniman secara fisik adalah seorang pemimpin sejati, berperawakan tinggi besar, kuning, dan berwatak keras, dan saat itu usianya baru sekitar 40 tahun.

"Kyai Kanjeng Jimat atau Tumenggung Jogokaryo I saat memimpin Pacitan, merupakan sosok yang sederhana dan taat sebagai penganut agama Islam. Yang menjadi prioritas utama dalam membangun pacitan kala itu adalah dengan pembangunan yang bernuansa keislaman serta tidak menghilangkan toleransi antar agama hingga sampai saat ini,"jelas Alumni S2 Teknik Sipil ITS tersebut.

"Dengan trobosan yang di lakukan leluhurnya saat memimpin Pacitan yang membuat saya ingin melanjutkan perjuangan Kyai Kanjeng Jimat di masa sekarang, membangun pacitan agar lebih baik, masyarakatnya sejahtera dengan kebersamaan dan toleransi antar agama serta bernuansa Islami,"tandasnya.

Dalam memilih pemimpin untuk.Pacitan kedepannya, Ia berpesan siapapun yang memimpin Pacitan ke depan haruslah bisa menjadikan masyarakat aman,tentram dan hidup sejahtera serta mempunyai sifat-sifat Kepemimpinan yang diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad Rosulullah SAW. 

"Siapapun yang menjadi pemimpin di pacitan harus bisa memiliki sifat Sidiq, Amanah, Tableq, Fatonah, sehingga dengan begitu Pemimpin Pacitan yang akan datang bisa membawa perubahan yang lebih baik,"Harap pria yang juga sepupu dari mantan Bupati Pacitan G.Sudibyo.

Perlu di ketahui bahwa Budi Harisantoso sendiri merupakan anak dari Suhardi, sedangkan Suhardi merupakan anak dari Ny. Atun yang tak lain adalah putri dari Partodikromo, sesuai garis keturunannya merupakan anak dari Demang Kuranthil yang dahulu merupakan Demang Pringkuku, dan makamnya berada di Dusun Blimbing, Desa Ngadirejan. Sedangkan Demang Kuranthil sendiri merupakan cucu dari M.T. Djogokarjo I atau yang lebih di kenal dengan sebutan Kanjeng Jimat.

Adanya garis keturunan dari Kanjeng Jimat tersebut di buktikan dengan terteranya dalam silsilah keluarga yang dimilikinya.(tyo)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook