ManagihTak Seindah Meminjam, Nyawa Sri Nyaris Melayang Ditikam Pisau

By Fery 06 Des 2019, 20:46:17 WIBPeristiwa

ManagihTak Seindah Meminjam, Nyawa Sri Nyaris Melayang Ditikam Pisau

Keterangan Gambar : Screenshot saat pelaku hendak menikam korban dengan sebilah pisau.


INTIPOS | MEDAN - Dengan wajah yang penuh ketakutan, Sri Murni Alam, warga Jalan Benteng Hilir, Percut Seituan terpaksa mendatangi Polrestabes Medan, Jumat (6/12/2019) pagi.

Karena wanita yang berusia 39 tahun itu nyaris kehilangan nyawanya saat menagih hutang sebesar Rp 500 Ribu ke rumah YAT (40) warga Jalan Bustaman, Percut Seituan, Kamis (5/12/2019).

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Intipos.com menyebutkan, Peristiwa yang hampir merenggut nyawa korban terjadi saat kejadian ia bersama temannya hendak menagih uang pinjaman usaha istri pelaku (YAT) sebesar Rp500 Ribu.

Namun sesampainya dilokasi, korban dan temannya saat itu langsung disambut oleh pelaku dengan nada amarah.

Melihat korban tetap menagih hutang, pelaku pun menjadi emosi dan langsung masuk kedalam rumah, tak sampai berapa lama, pelaku terlihat keluar dengan menenteng sebilah pisau dan langsung menghunuskan pisaunya ke leher korban, beruntung saat itu teman korban dan para tetangga yang berada di lokasi segera melerai aksi nekat pelaku tersebut.

Tidak terima dengan perlakuan yang dilakukan oleh pelaku, korban pun melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Medan.

“Saya kemari mau melaporkan kasus percobaan pembunuhan dan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh YAT (pelaku), saat itu saya mau menagih hutang, tiba-tiba saat kami sampai di kediamannya, dia langsung marah-marah sama saya, dia (pelaku) menyuruh suami saya untuk menjumpainya, lantaran yang berurusan itu saya dengan dia (pelaku), saya bilang kalau yang berurusan itu "kau sama aku" suami saya mana tau apa-apa, dia terus marah-marah sama saya sambil menghentakkan pintu,” ujar korban, Sri Murni Alam, kepada Wartawan.

Lalu Sri menjelaskan, karena ia terus menagih hutang, pelaku menjadi emosi dan masuk kedalam rumah.

 “Saat keluar rumah pelaku membawa pisau, pelaku menggertak saya dengan pisau yang dipegangnya, tidak lama pelaku langsung mencekik dan mencoba menikam leher saya, untung ditahan kawan saya,” jelas korban.

Sri menambahkan, kedatangannya adalah untuk menagih hutang sebesar Rp 500 Ribu.

“Kalau yang lainnya dikumpul-kumpul ada Rp 3,5 Juta,” tutupnya.

Ketika dikonfirmasi melalui Via WhatsApp, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto, Jumat (6/12/2019) malam, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan.

“Dalam proses pemeriksaan, untuk perkembangannya akan kita kabari selanjutnya" pungkas Kasat Reskrim.


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook