Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Kunjungi Sektor 7, Lihat TPS3R Dan Pengolahan Air Bersih

By Abdi Aryansyah 20 Nov 2019, 02:52:48 WIBPemerintahan

Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Kunjungi Sektor 7, Lihat TPS3R Dan Pengolahan Air Bersih

Keterangan Gambar : Pada saat anggota komisi IV kunjungi TPS3R


Intipos.com | Bandung - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Kasan Basari (Fraksi Gerindra) dan Much Ichsan (Fraksi PKS) didampingi staf Posko Citarum, kunjungi TPS3R di Kelurahan Pasawahan dan Pengolahan Air Bersih Di Desa Sukamukti Kec Katapang, Selasa (19/11).

Anggota DPRD beserta rombongan tersebut, disambut langsung oleh Danki Sektor 7 Kapten Czi Sulaksana Nurkamal, mewakili Dansektor 7 Kolonel Kav Purwadi yang sedang menjalani ibadah umroh.

Anggota komisi IV tersebut menanyakan bagaimana cara satgas Citarum sektor 7 menangani sampah di bantaran Citarum serta cara penanganan banjir yang selalu datang setiap musim penghujan.

Menurut anggota komisi IV, bahwa ketua komisi mengutusnya untuk melakukan kunjungan di Citarum yang hasilnya nanti akan dibawa kedalam rapat-rapat untuk segera dilakukan pembahasan dengan mitra DPRD.

" Mudah mudahan penjelasan ini bisa menjadi referensi kami sebagai anggota komisi IV untuk segera dilaporkan pada ketua komisi," Ujar Much Ichsan.

 Danki sektor 7 Kapten Czi S Nurkamal, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa penanganan sampah yang berada di bantaran Citarum, dengan cara selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar DAS Citarum.

" Selama ini satgas sektor 7 melakukan edukasi langsung kepada masyarakat, baik secara formal maupun non formal, selain kepada masyarakat, satgas juga lakukan sosialisasi pada generasi muda, sasarannya adalah siswa SMA dan SMP,"

" Selain itu Dansektor 7 juga bekerja sama dengan Dinas LHK Kab Bandung dalam melakukan pengangkutan sampah untuk dibuang ke TPA, hasilnya, sampah di Bantaran Citarum ini sebagian besar sudah tidak ada".

" Ditempat menumpuknya sampah liar tersebut, Dansektor 7 merubah lokasi itu menjadi taman tempat bermain anak anak, sudah ada beberapa taman yang dibangun seperti Di Rancamanyar, Sukamukti, Sangkanhurip, Cangkuang Wetan dll, itu semua asalnya adalah lahan TPS Liar," Ungkap Danki Sektor 7.

Terkait limbah industri, Danki menerangkan bahwa Dansektor 7 terus memantau setiap pabrik yang berpotensi menghasilkan limbah berbahaya.

" Setiap pabrik dibuatkan surat pernyataan mendukung program Citarum harum, mereka diwajibkan untuk membuat pengolahan limbah oleh Dansektor 7, apabila membandel satgas akan melakukan pengecoran pada saluran pipa pembuangannya dan sampai saat ini sudah beberapa pabrik yang sudah di cor, akhirnya mereka membuat pengolahan limbahnya," kata Nurkamal.

Masih menurut Danki sektor 7, terkait dengan sedimentasi lumpur yang berada di DAS Citarum sebagian sudah diangkat," keterbatasan alat berat, saat ini di sektor 7 hanya tersisa 2 alat berat".

" Dengan sisa alat berat yang ada, kami selalu maksimal dalam bekerja ya semoga dengan adanya kunjungan ini, alat berat nya ada penambahan supaya pekerjaan pengerukan sedimen lebih maksimal," kata Kapten Czi S Nurkamal.

Setelah mendapatkan penjelasan dari Kapten S Nurkamal dan Sandi dari staf posko Citarum, kedua anggota komisi IV beserta rombongan diajak melihat tempat pengolahan sampah di TPS3R dan IPAL Komunal domestik Kelurahan Pasawahan juga Pengelolaan air bersih di Desa Sukamukti serta taman Sangkuriang Rancamanyar.
(Tri).


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook