Indartato: Stok Hewan Kurban Tahun2019 di Pacitan Relatif Aman

By Amy 06 Agu 2019, 13:29:32 WIBPublik

Indartato: Stok Hewan Kurban Tahun2019 di Pacitan Relatif Aman

Keterangan Gambar : Bupati Pacitan Indartato bersama Kadis Pertanian melakukan sidak ke Pasar Hewan dalam rangka jelang Idul Adha 2019


Intipos.com | Pacitan - Beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 H, permintaan hewan kurban di Pacitan, Jawa Timur, belum menunjukkan peningkatan signifikan. Walau kondisi pasar cenderung ramai, seperti di Pasar Pon Desa Semanten Kecamatan Pacitan.

Hal tersebut seperti terlihat saat Bupati Pacitan melakukan sidak ke Pasar Hewan jelang Idul Adha 1440 H, dalam sidak tersebut orang nomor satu di lingkup Pemkab tersebut mengatakan, jika pengecekan ini di lakukan agar memastikan bahwa hewan kurban tahun ini dalam kondisi sehat serta mencukupi untuk hari raya nanti.

"Kita hanya memastikan kebutuhan untuk hari raya Idul Adha nanti bisa mencukupi serta kesehatan hewan harus di perhatikan karena selain di butuhkan masyarakan lokal juga hewan-hewan tersebut di kirim keluar Pacitan,"ujar Bupati Indartato saat melakukan sidak di Pasar Hewan Desa Semanten, Selasa (6/8/2019).

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Pacitan Pamuji mengatakan, untuk tahun 2019 ini stok hewan kurban sekitar 20 ribu ekor, dipastikan untuk kebutuhan hari raya Idul Adha bisa terpenuhi di wilayah Kabupaten Pacitan.

"Untuk hewan kurban baik sapi dan kambing tahun ini aman karena stok di atas 20 ribu ekor," ujar Pamuji saat mendampingi Bupati.

Selain itu untuk hewan yang di kirim ke luar daerah ada 600 ekor Sapi dan 1200 ekor kambing, hal tersebut bisa akan bertambah untuk pengirimannya.

"Dengan moment idul adha ini juga menambah pendapatan para pedagang hewan di Pacitan," tandasnya.

Salah satunya nampak di Pasar Hewan Ngoro. Menurut para pedagang di pasar tersebut, permintaan konsumen untuk keperluan kurban, ini masih belum nampak. Kondisi ini terutama terjadi untuk lapak pedagang sapi. 

Para peternak mengatakan jika tahun ini pesanan hewan sapi sedikit mengalami penurunan dari tahun kemarin, mereka tidak mengetahui secara pasti penyebab sepinya permintaan sapi ini. Hanya saja mereka menduga, selain banyak memilih kambing, para pembeli lebih memilih membeli sapi untuk berkurban ke peternaknya langsung, dengan harapan memperoleh harga yang lebih murah. 

"Untuk saat ini masih sepi, tidak seperti tahun kemarin. Karena konsumen lebih memilih membeli sapi ke peternaknya langsung di rumah-rumah. Sampai hari ini dagangan saya belum laku juga," tutur salah satu pedagang sapi yang enggan di sebutkan namanya.(tyo)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook