Gubernur Jatim Serahkan Bantuan Air Bersih di Kabupaten Pacitan

By Amy 08 Jul 2019, 18:00:55 WIBPublik

Gubernur Jatim Serahkan Bantuan Air Bersih di Kabupaten Pacitan

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan kerja dan memberikan bantuan air bersih di Kabupaten Pacitan


Intipos.com | Pacitan - Sejumlah daerah di Provinsi Jawa Timur mengalami kekeringan. Sedikitnya ada 24 daerah yang kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih, diantaranya adalah Kabupaten Tuban, Lamongan,Ponorogo dan Pacitan.

Hal tersebut di sanpaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan bantuan air bersih bersama BPBD di Dusun Dok Waru Desa Bomo Kecamatan Punung Pacitan, untuk mengantisipasi puncak kemarau, pemerintah Provinsi telah mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 450 Tangki bermuatan 6000 liter kepada warga masyarakat di Kabupaten Pacitan dan Ponorogo.

"Kami telah memetakan daerah-daerah mana saja yang mengalami kekeringan dan sangat membutuhkan air bersih, serta mencari solusi penanganan kekeringan yang melanda di beberapa Kabupaten," ujar mantan Menteri Sosial RI tersebut saat penyerahan bantuan air bersih di Kabupaten Pacitan, Minggu (7/7/2019).

Lebih lanjut Gubernur menghimbau kepada masyarakat, agar bisa lebih menghemat pengunaan air bersih, karena puncak musim kemarau belum bisa di prediksi hingga kapan.

"Semoga puncak kemarau ini bisa kita lewati bersama, serta kita bersama-sama berdoa agar kemarau ini segera berakhir," tandasnya.

"Selain itu saya berharap kepada seluruh masyarakat dengan kemarau dan sulitnya mendapatkan air bersih, tapi tolong jaga agar tidak terjadi karhutl, tetap jaga pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari virus penyebab Hepatitis A yang sedang merebak," imbuh Khofifah.

Perlu diketahui sesuai data BPBD Pacitan, ada empat puluh lima desa di Kabupaten Pacitan mengalami kekeringan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan, Jawa Timur, menetapkan status siaga kekeringan di beberapa desa yang tersebar di 12 Kecamatan. Status siaga berlaku selama tiga bulan, yakni mulai Juni hingga September 2019.

"Status siaga ini akan kami evaluasi sambil melihat perkembangan ke depannya nanti," kata Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo.

BPBD memperkirakan kekeringan tahun 2019 ini lebih meluas dibanding tahun lalu. Karena selama tahun 2018, kekeringan di Pacitan hanya terjadi di 25 desa, namun tahun ini ada 45 Desa yang terdampak kekeringan. Kemarau yang datang lebih awal pada tahun ini mengakibatkan kekeringan lebih meluas.

"Sejauh ini kami sudah mulai menyalurkan bantuan air bersih ke 15 desa yang terdampak, selama masa siaga, Pemkab Pacitan melalui BPBD telah menyiapkan dana dan bantuan berupa penyaluran air bersih sampai 240 truk tangki air bersih," pungkasnya.

Saat ini BPBD Pacitan telah menyiapkan persediaan pasokan air yang mencukupi. Jika terjadi kekurangan, Didik yakin masih banyak pihak, baik pemerintah dan swasta, yang dengan senang hati membantu menyalurkan bantuan air bersih.(tyo)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • BrendanSwive

    You stated this perfectly! https://www.viagraforsalemsn.com/ viagra trh pharmacy ...

    View Article
  • Jimmybroag

    Tips very well regarded!. https://www.viagraforsalemsn.com/ viagra official web ...

    View Article
  • feyetoqe

    If zzv.gvcz.intipos.com.rym.jb larynx inclusion therapist's ...

    View Article
  • osopobamud

    These rxe.qgyf.intipos.com.ytr.wx hire risk-taking ...

    View Article