Diduga Terlibat Narkoba, Iptu SS Kapolsek Payung Dicopot

By Redaksi 10 Jan 2020, 23:36:20 WIBHukum

Diduga Terlibat Narkoba, Iptu SS Kapolsek Payung Dicopot

Keterangan Gambar : Ketiga tersangka dimana salah satu diantaranya menyebut barang haram itu berasal dari Iptu SS


Intipos.com | Tanah Karo - Diduga terindikasi peredaran gelap narkotika atau penjual sabu sabu, Kapolsek Payung, Personil jajaran Polres Tanah Karo, Iptu SS dicopot. (10/1/2020)

Keterlibatan Iptu Samson diketahui berawal dari penangkapan yang dilakukan petugas Satres Narkoba Polres Tanah Karo. Semula petugas menangkap 3 orang pengedar dan pemakai sabu-sabu di wilayah Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, akhir Desember lalu. Saat itu,  Kasat Narkoba, AKP Ras Maju Tarigan menyebut pihaknya mengamankan tiga orang, yakni DK, GB dan JT. Mereka diamankan dari sebuah warung di wilayah Kecamatan Payung.

Dari ketiganya diamankan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 3,1 gram. Selain itu, diamankan juga dua buah alat hisap sabu atau bong, timbangan elektrik, serta uang tunai.

Usai penangkapan ketiganya, kasusnya dikembangkan petugas Satres Narkoba Polres Tanah Karo. Dalam pengembangan dan pemeriksaan intensif, salah satu dari tiga tersangka ini akhirnya "bernyanyi". Ia menyebut asal muasal barang haram itu berasal dari salah satu perwira polisi jajaran Polres Tanah Karo, tepatnya  menjabat sebagai Kapolsek Payung. Sang Kapolsek pun diringkus dan diciduk. 

Demi penyelidikan dan penyidikan yang transparan serta independen, akhirnya kasusnya diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

Menindaklanjuti kasus yang melibatkan Kapolsek Payung, pihak kepolisan dengan cepat mengambil tindakan. Iptu SS pun dicopot dari jabatannya, sementara jabatan Kapolsek Payung kini diamanatkan kepada AKP Jansen Bangun yang merupakan perwira Polres Tanah Karo. Hal ini dibenarkan Wakil Kepala Kepolisian Resor Tanah Karo, Kompol Hasian Panggabean, Jumat (10/1). Melalui sambungan membenarkan pencopotan Iptu SS yg diganti Akp Jansen Bangun melalui jaringan selulernya,  "Sudah ada TR (Telegram) dari Polda itu, " katanya. 

Lanjutnya, pihaknya tetap menunggu dan menghormati proses hukum melalui penyelidikan, penyidikan hingga putusan nantinya.

 "Intinya, saya rasa yang paling pertama dulu ya diproses pidananya. Baru setelah terbukti melalui putusan yang sudah inkrah, tentunya pimpinan akan memproses secara kode etik yang nantinya bisa ke pemecatan," jelasnya

Wakapolres juga menyebut bahwa yang bersangkutan sudah diserahkan ke Ditres Narkoba Polda Sumut beserta barang bukti dan tersangka awal penangkapan.

"Sudah kita serahkan,  kita tunggu prosesnya," terangnya.

Sekedar diketahui, Iptu Samson baru menjabat sebagai Kapolsek Payung baru tiga bulan terakhir. Sebelumnya, ia perwira polisi di jajaran Polresta Medan. "Dulu dia itu Brimob, kemudian pindah ke Densus dan akhirnya pindah menjadi polisi umum," kata Wakapolres Karo membenarkan. (Lansir)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook