Diduga Karena Kelelahan Anggota KPPS Di Pacitan Mengalami Keguguran

By Amy 23 Apr 2019, 23:31:29 WIBPeristiwa

Diduga Karena Kelelahan Anggota KPPS Di Pacitan Mengalami Keguguran

Keterangan Gambar : Eka Setyowati di dampingi suami saat menerima kunjungan dari KPU Pacitan (Foto: tyo)


Intipos.com | Pacitan - Pelaksanaan pesta demokrasi pemilu 2019 yang telah di laksanakan pada tanggal 17 april yang lalu berjalan lancar, namun tidak bagi Herman Sugiyanto, Pasalnya sang istri Eka Setyowati yang bertugas sebagai anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), akibat kelelahan saat menjalankan proses pemungutan suara sehinggga kandungannya mengalami keguguran.

Eka Setyowati merupakan warga Dusun Krajan Desa Ketro, Kecamatan Tulakan, Pacitan, dan menjadi anggota KPPS 4 serta bertugas di TPS 01 Desa Ketro, wanita yang baru menikah dengan pada bulan desember tahun 2018 lalu itu, Harus menerima kenyataan pahit karena janin yang baru beruusia tiga bulan tersebut harus hilang karena mengalami keguguran.

"Saya tidak mengira jika akan terjadi seperti ini, karena saat direkrut menjadi anggota KPPS kondisi badan saya baik-baik saja, namun setelah pelaksanaan pemilu selesai, pada kamis sore (18/4/2019) merasakan perut nyeri dan di bawa ke bidan oleh suami dan orang tua saya,"ujarnya kepada pewarta, Selasa (23/4/2019)

Karena kondisi sudah parah, Kemudian Eka dirujuk kesalah satu rumah sakit di Kabupaten Ponorogo. Setelah menjalani pemeriksaan, janin yang dikandung tidak bisa tertolong lagi, Akhirnya dilakukan qiret pada jumat pagi. 

"Menurut diagnosa dokter, Bahwa penyebab kegururan kandungan adalah karena kelelahan. Untuk membersihkan sisa darah di rahim di lakukan oprasi qiret,"jelasnya dengan wajah lesu.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Pacitan Damhudi beserta anggota PPK Kecamatan Tulakan setelah mendengar ada anggota KPPS yang mengalami musibah tersebut Langsung membezuk dirumahnya, Untuk melihat langsung kondisi anggotanya tersebut.

”Sesuai perintah KPU Pusat, kita melihat langsung serta melakukan pendataan kepada petugas yang mengalami musibah saat menjalankan tugas pada pemilu 2019 ini,”ucap Damhudi.

Sedangkan di Kabupaten Pacitan sendiri hampir setiap kecamatan ada penyelenggara pemilu yang sakit, dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit, bahkan ada anggota PPS yang mengalami kecelakaan saat distribusi logistik beberapa waktu lalu. 

“Banyak juga rakan-rekan kita di pacitan yang mengalami musibah saat dan setelah menyelenggarakan Pemilu, kami akan terus melalakukan pendataan, Pengorbanan yang luar biasa. Mengalami keguguran saat menjalankan tugas karena kelelahan, Sungguh sangat miris, saya ucapkan terimakasih kepada teman-teman penyelenggara pemilu yang tulus bekerja tanpa kenal lelah dengan risiko yang sangat tinggi,demin suksesnya pemilu 2019”tandasnya.(tyo)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • Dgovana lef

    [url=http://man-das.ru/novaja-garazhnaja-nahodka-vaz-2109/ ]Обозначения и ...

    View Article
  • Katerina ral

    [url=http://kok7.ru/tag/fukasawa/]Лепешки с луком и сыром!Наманган ...

    View Article
  • RichardVer

    лепс клипы - http://clips-mp3.ru/ https://films-fans.ru ...

    View Article
  • Gloreta hor

    [url=http://female-rus.ru/tag/provolosypodrobno/]Осве ающий МАКИЯЖ 40+ и ...

    View Article