Beraksi Saat Mobil Sedang Berhenti, Sugiono Tidur Di Balik Jeruji Besi

By Fery 11 Jun 2019, 15:42:07 WIBKriminal

Beraksi Saat Mobil Sedang Berhenti, Sugiono Tidur Di Balik Jeruji Besi

Keterangan Gambar : Sugiono Saat Di Paparkan Kepada Awak Media.


INTIPOS | MEDAN - Istilah penyesalan selalu berada di akhir cerita, nampaknya sangat dirasakan oleh Sugiono alias Ono (39), warga Jalan Marelan, Perumahan Deli Indah, Tanah Enam Ratus/Marelan, Kabupaten. Deliserdang. 

Dirinya diamankan oleh Tim Penanganan Gangguan Khusus Polsek Medan Baru usai menjambret sebuah Handphone milik Melati Boru Sihombing (31), warga Jalan Beringin Pasar 7, Medan Selayang. Sabtu (1/6/2019) sekira pukul : 20.30 Wib, di Jalan. Iskandar Muda tepatnya dipersimpangan traffic light. 

Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing melalui Kanit Reskrim, Iptu Philip Purba, menuturkan aksi jambret yang dilakukan pelaku bermula saat Melati (Korban) hendak kembali kerumah dengan menaiki angkutan umum. 

Diketahui saat itu korban sedang bersama temannya, Sehat Rotua B. Simanjuntak, naik angkutan umum dari Jalan Gatot Subroto, setiba di Jalan. Iskandar Muda, tepatnya di simpang traffic light (Lampu Merah) angkot yang ditumpangi mereka pun berhenti karena lampu merah. 

“Tiba-tiba dari pintu samping angkutan umum tersebut pelaku masuk ke dalam Angkot dan langsung merampas Hanphone yang dipegang korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu. Philip Purba kepada Intipos.com Selasa. (11/6/2019).

Meski sempat terjatuh, saat itu Ono masih sempat mengambil Handphone milik Melati dan berusaha melarikan diri.

Kaget karena Handphonenya dirampas, Melati pun spontan berteriak untuk meminta tolong, teriakan itu pun langsung disambut warga yang ada di sekitar lokasi dengan mengejar dan mengepung lokasi pelarian Ono. 

"Pelaku sempat melarikan diri, massa yang sudah mengepung lokasi pelariannya berhasil menangkap pelaku (Ono) tak jauh dari lokasi penjambretan, pelaku akhirnya berhasil ditangkap massa, pada saat itu petugas Pegasus Polsek Medan Baru yang sedang patroli tiba di lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan massa yang pada saat itu sedang mengajar pelaku" ujar Kanit Reskrim. 

Selanjutnya, pria itu diboyong ke Mapolsek Medan Baru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Merasa tidak terima dengan perbuatan yang dilakukan oleh pelaku terhadap dirinya, Melati kemudian membuat laporan resmi di Mapolsek Medan Baru sesuai Laporan Polisi nomor: LP/941/VI/2019/SU/Polrestabes Medan/Medan Baru, pada hari itu juga.

Akibat perbuatannya, pelaku gang sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu tersebut kini harus menjalani hari-harinya di balik jeruji besi dan terancam 7 tahun penjara. 

“Nantinya , Tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara,” pungkas Philip.


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook