Warga Talang Ipo Menjadi Korban Hipnotis

By Redaksi Pada : 17 Mei 2018, 08:19:29 WIB, - Kategori : Sumatera Selatan Warga Talang Ipo Menjadi Korban Hipnotis

Intipos.com | Banyuasin - Naas dialami keluarga Yurnaningsih (44) warga Desa Talang Ipo Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, pada (11/05/2018) menjadi korban hipnotis yang pelakunya dikenal sebagai warga keturunan China yang berdomisili dikawasan jalan Tanah Mas Km 14 Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Dari kejadian itu korban mengalami kerugian uang tunai Rp 10 juta dan satu buah ponsel berhasil dibawa kabur pelaku.

Menurut keterangan korban saat ditemui di Mapolsek Pangkalan Balai (16/05/2018) menjelaskan pada hari itu saya (korban) bersama pelaku berangkat dari rumah pergi ke Palembang bertujuan hendak membeli emas.

Setibanya kami di Palembang kata korban, dirinya diajak minum air Dugan disebuah mall terlebih dahulu, usai meminum air Dugan itu langsung tidak bisa bicara, tetapi tidak bisa bicara dan apa yang diperintahkan oleh pelaku saya menurutinya dan saya masih mendengar dan melihat namun saya tidak dapat mengelak.

Usai saya diajak minum itu lalu saya diantar ke Km 12 dicarikan tukang ojek minta diantarkan ke Betung Banyuasin dan tukang ojeknya diberi upah Rp100 ribu dan saya tidak bisa bicara selama dua hari, maka hari ini saya baru dapat melaporkan kepolisi, terangnya.

Karena TKP yang menimpanya itu diwilayah hukum Polsek Sekitar 8 Sukarame Palembang, maka saya oleh anggota Polsek Pangkalai Balai diminta melaporkannya disana, ungkapnya dengan nada yang masih terdengar gagap kebingungan.

Masih kata korban, pelaku bernama Christini bin Mamudin (23) dan suaminya bernama Okta Brian Syah (25) yang keduanya sebagai warga keturunan China dan sudah satu bulan lebih tinggal satu rumah dengan korban di Desa Talang Ipo.

Maka saya tidak menaruh curiga dengan kedua pelaku itu kalau mau menipu dan menghipnotisnya sampai setega itu dan selama satu bulan lebih tinggal dirumah saya itu tidak ada gelagat kalau mau menipunya.

Bahkan saya mau membeli emas itupun saran Christini itulah dan dia siap mengantarkanya, maka saya tidak ada sama sekali pikiran kalau mau menipu. Dan saat Chris pergi ke Palembang waktu itu Brian Syah berada dirumah, tetapi setelah saya tiba dirumah, diapun sudah pergi yang berpamitan mau jemput istrinya, jelasnya.(wal)