Tayang Ulang Debat Publik Ditanggapi Beragam

By Redaksi Pada : 21 Mei 2018, 12:26:18 WIB, - Kategori : PolitikTayang Ulang Debat Publik Ditanggapi Beragam

Intipos.com | Banyuasin - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuasin menggelar debat publik calon bupati dan calon wakil bupati  sesi dua. Kegiatan diadakan di Graha Sedulang Setudung (GSS) Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin, Senin malam lalu dipandu Ita Husni dari TVRI Sumsel dalam tayang ulang ditanggapi beragam masyarakat Banyuasin.

Debat yang berlangsung dua jam itu menghadirkan panelis Prof Dr Didik Prasetyo, dan Dr Ridwan Mhum dari Unsri, serta Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr M Sirozi Phd.  Pada sesi awal masing-masing pasangan calon diberi kesempatan untuk menyampaikan program kerja yang kemudian diuji oleh ketiga orang pakar itu.

Terlihat hadir kesempatan itu Ketua KPUD Banyuasin Dahri S.Ag, bersama komisioner KPU lainnya, Ketua Panwaslu Banyuasin Iswadi S.Pd, Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK, Kajari Banyuasin LA Kamis serta pendukung masing-masing calon.

Pantauan, jalannya debat publik ini mendapat pengawasan ketat dari aparat Polres Banyuasin untuk mengantisipasi terjadinya teror atau aksi sabotase dari masa pendukung Paslon. Pengamanan juga dilakukan secara tertutup dan terbuka.

Jalannya debat publik mendapat tanggapan beragam dari masyarakat, salah satunya Firman warga Banyuasin yang menyaksikan dari layar televisi menilai debat itu tidak ada nilai lebihnya dan program yang calon paparkan kelihatannya sulit untuk direalisasikan karena kurang realitis tidak mengukur kemampuan keuangan daerah, seperti program satu miliar satu satu desa.

Menurutnya yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah reaksi dan realita dengan program yang langsung menyentuh bukan sekedar harapan, ucapnya kepada wartawan (19/5/2018) dikediaman beberapa saat yang lalu.

Berbeda pendapat MN. Charles warga Betung walau hanya menyaksikan pada tayang ulang menilai debat publik Paslon sudah cukup baik. Setidaknya masyarakat bisa melihat dan mendengar langsung yang menjadi tujuan para Paslon untuk memimpin Kabupaten Banyuasin 5 tahun kedepan.

“Ya paling tidak kita bisa mengetahui program kerja serta visi misi para calon bupati dan wakil bupati jika mereka nanti terpilih, dan jika tidak diwujudkan, masyarakat bisa mengingatkan atau menagih janjinya,” ujarnya.  (waluyo)