Serangan Demam Berdarah Hantui Warga Banyuasin

By Redaksi Pada : 06 Des 2018, 18:02:09 WIB, - Kategori : KesehatanSerangan Demam Berdarah Hantui Warga Banyuasin

Intipsos.com | Banyuasin - Serangan nyamuk Aedes aegypti yang yang dapat membawa Virus Dengue penyebab penyakit Demam berdarah dengue (DBD) yang sedang berkembang di musim penghujan akhir tahun ini mulai menghantui kehidupan masyarakat dalam wilayah Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan khususnya di Kecamatan Banyuasin 3, karena data yang dihimpun dari 4 pasien yang di rawat inap di Puskesmas divonis terserang DBD, terang Muslim (30) saat ditemui awak media (05/12/2018)


Warga Desa Regan Agung Kecamatan Banyuasin 3 ini mengatakan anaknya sudah dirawat masuk lima hari mengalami panas yang cukup tinggi, setelah di periksa di Puskesmas Pangkalan Balai melalui uji labolatorium, terbukti anaknya positif menderita DBD.

" Sudah lima hari anak saya panasnya tidak turun-turun, begitu di bawa ke Puskesmas, dikatakan oleh perawat bahwa anak saya terpaksa dirawat inap, karena menderita DBD," ungkapnya.

Ditempat yang sama juga dikatakan Budi warga Kelurahan Mulia Agung kecamatan yang sama, menjelaskan anaknya sudah empat malam dirawat di Puskesmas Pangkalan Balai ini, karena DBD dan Tipes.
" Alhamdulillah kondisi anak saya sekarang sudah berangsur membaik, setelah dirawat disini selama lima hari empat malam, dari keterangan dokter anak saya juga menderita DBD dan Tipes," jelasnya.

 Hal serupa juga Adi (30) warga Desa Tanjung Agung juga kecamatan yang sama, dirinya sudah dua hari dua malam menginap di Puskesmas Pangkalan Balai ini, karena anak keduanya juga menderita DBD dan Tipus. " Kami hanya berharap ada pemogingan massal dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin, masalah DBD ini terbilang sudah mewabah di Desa dan Kelurahan dalam wilayah Kecamatan Banyuasin III. Untuk desa saya sudah empat orang anak, termasuk anak saya yang menderita demam berdarah ini." tutup Adi.

Sayangnya dari pihak Puskesmas Banyuasin 3 terkait banyaknya pasien menderita serangan DBD ini termasuk dari Dinas Kesehatan Pemkab Banyuasin sampai berita ini ditayangkan belum ada yang bisa diminta konfirmasinya.(mitro)