Sengketa Pilkades Watukarung Memanas

By M. Ebiyanto Prayogo Pada : 11 Okt 2018, 19:02:54 WIB, - Kategori : PolitikSengketa Pilkades Watukarung Memanas

INTIPOS.COM | PACITAN - Kisruh Sengketa hasil pilkades Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Semakin memanas. Setelah beberapa hari lalu kubu calon nomor 1 (satu) mendatangi dan bertemu Bupati, Kali ini kubu calon nomor 2(dua) bersama relawannya mendatangi panitia pelaksana pilkades serentak tingkat kabupaten.

Kubu calon petahana ini mempertanyakan beberapa hal terkait keputusan panitia pelaksana pilkades yang menunda penetapan hasil pemilihan kepala desa.

Wiwied Pheni Dwiantari, calon kades nomor urut 2(dua), Saat bertemu dengan panita pilkades kabupaten meminta penjelasan terkait adanya penundaan penetapan hasil pilkades, Setelah kemarin kubunya juga menanyakan dan meminta penjelasan dari panitia desa.

"Kami datang ke sini ingin meminta penjelasan dari panitia kabupaten, Apa alasannya melakukan penundaan penetapan calon terpilih pilkades watukarung,"kata Wiwied saat menemui Panitia Kabupaten di gedung Karya Dharma, Kamis (11/10/2018)

Wanita yang aktif sebagai pengiat pariwisata ini juga mempertanyakan bukti-bukti atas aduan yang disampaikan calon nomor utrut 1(satu) Sauudara Darmadi yangg telah di sampaikan ke Panitia Kabupaten beberapa hari yang lalu. Apalagi dalam aduan tersebut ada nama-nama yang disangkakan serta yang bersangkutan sudah bersumpah di bawah Al Qur'an jika mereka tidak melakukan seperti yang di sangkakan.

"Apakah surat aduan tersebut sudah cukup bukti? Sehingga akan ada pihak-pihak yang bertanggung jawab dengan aduan serta tuduhan kepada nama-nama yang di sangkakan dalam aduan itu," ujarnya.

Sekretaris Panitia Pilkades Kabupaten, Putatmo Sukandar menangapi protes dari kubu calon petahana menegaskan, penundaan penetapan itu didasarkan adanya laporan keberatan yang disampaikan calon lain, Sehingga panitia perlu mencermati dan mendalami aduan tersebut.

"Mekanisme ini diwadahi sesuai aturan. Karena adanya aduan dari calon lain yang tidak terima dan menyampaikan ketidakpuasan ke bupati melalui panitia pelaksana, Maka kami sebagai panitia wajib mencermati dan mendalami aduan tersebut"tegas pria yang juga menjabat sebagai Kabag Administrasi Pemerintahan dan Kerja Sama Setkab Pacitan ini.

Ipud sapaan akrabnya itu mengatakan, Untuk laporan keberatan dari calon nomor urut 1 (satu) itu sudah diterima bupati. Dan bupati sudah memerintahkan untuk meneliti dan mencermati atas sengketa hasil pilkades yang telah dilayangkan salah satu calon tersebut.

"Panitia tetap menjaga independensinya. Kami bekerja sesuai aturan yang ada. Keputusan tetap ada di bupati," tandasnya. 

Seperti di ketahui bahwa satu hari sebelumnya kubu calon nomor urut 2 (dua) juga mengadu ke panitia desa Watukarung terkait sengketa pilkades tahun 2018 tersebut, Dengan menghadirkan nama-nama yang disangkakan oleh kubu calon nomor urut 1 (satu).(tyo)