Pengunjung Mengeluh TKB Jadi Kawasan Yang Menjijikkan

By Redaksi Pada : 03 Jan 2018, 15:58:32 WIB, - Kategori : PublikPengunjung Mengeluh TKB Jadi Kawasan Yang Menjijikkan

Intipos.com, Banyuasin – Semakin sembrawutnya kondisi Taman Kota Betung (TKB) yang berada di Pusat kota Betung jalur lintas Simpang Tiga arah palembang-Jambi dan Palembamg-Sekayu di Kelurahan Betung kecamatan Betung, kini mulai dikeluhkan banyak pengunjung, Pasalnya TKB yang merupakan icon yang paling dibanggakan oleh warga Betung ini, sekarang sudah tidak terawat, selain banyak kembang di taman yang rusak, sampah juga terlihat dibiarkan berserakan taman kota ini.

Dengan kondisi TKB yang sedemikian kesanya sudah tidak terawat ini, pengunjung taman banyak yang menuding Pemerintah Kabupaten Banyuasin tidak perduli alias tutup mata. Hal ini dikarenakan, hingga saat ini taman kota Betung yang berada tepat di Pusat Kota Betung ini belum juga ada petugas khusus yang merawat taman, akhirnya, taman yang awalnya bersih dan indah, kini jadi tempat tumpukan sampah dan bahkan pada salah satu bagian taman, terlihat becek dan berlumpur, serta selalu digenangi air sehingga dihuni kodok.

“Taman ini makin lama makin jorok, sampah terlihat ada dimana-mana, bahkan sekarang taman kota sudah dihuni oleh kodok, tongkrongan sekelompok anak punk, sebab pada salah satu bagian taman, selalu ada air yang tergenang, sehingga terlihat becek dan berlumpur serta dihuni oleh banyak kodok, dan bahkan rumput yang ada di taman ini tingginya sudah melebihi bunga taman yang sudah banyak rusak,” keluh Leni (34), salah seorang pengunjung taman (3/1).

Dari itulah Leni berharap, agar pemerintah kabupaten Banyuasin dapat segera menugaskan petugas khusus untuk merawat dan menjaga taman kota Betung ini agar tetap bersih dan indah dipandang mata.

“Taman ini sudah lama dibuat, tapi anehnya pemerintah seolah tutup mata, hingga saat ini, belum juga ada petugas yang ditempatkan untuk merawat taman ini,” tambahnya.

Demikian juga diungkapkan oleh Mahmud (56), pengunjung taman yang lainnya. Dia mengatakan, pemerintah mestinya dapat
menempatkan petugas khusus untuk menjaga dan merawat taman ini, karena taman tersebut merupakan icon yang paling dibanggakan di kota Betung dan berada di jalan negara lintas kota dalam sumatera dan yang selalu ramai dilihat oleh pengguna jalan yang melintas.

“Pemerintah seakan tidak peduli dengan perawatan taman kota Betung ini, karena hingga saat ini, belum juga ada petugas khusus yang ditugaskan untuk merawat taman ini, jadi percuma saja dibangun,” timpalnya.

Selain itu kata Mahmud, masih banyak fasilitas yang perlu ditambah pada taman kota Betung ini, mulai dari tempat sampah yang masih kurang, juga belum adanya toilet untuk umum di sekitar taman tersebut.

“Jika Pemerintah yang berwenang tak perduli dengan kondisi taman kota Betung ini secara langsung ke lokasi taman dan mendengarkan langsung keluhan dari
pengunjung taman, maka tak akan dapat mengetahui apa saja yang menjadi
harapan dari pengunjung taman yang mayoritas adalah warga kecamatan
Betung ini,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Udin (30), warga setempat dan Dia mengatakan, jika taman kota Betung ini hingga sekarang belum juga ada petugas khusus untuk menjaga dan merawat taman, maka lambat laun taman kota Betung ini akan menjadi tempat sampah.

“Selain masalah sampah, pemerintah juga diharapkan agar dapat menambah lagi lampu sorot di sekitar taman, karena lampu yang ada, masih belum mampu menerangi seluruh bagian taman,” katanya.

Sementara Bupati Banyuasin S.A. Supriono saat diminta konfirmasinya [3/1 14:29] melalui Kadiskominfo Erwin Ibrahim mengatakan bahwa Taman Kota Betung ini dibangun dan di pelihara dari kementerian PU melalui Balai Besar Jalan dan Jembatan.

Erwin menambahkan, Jadi pemeliharaan merupakan tanggung jawab kementerian, Nanti kita ingatkan kepada kementerian PU untuk memperbaiki dan memelihara, jawabnya. (waluyo)