Jelang Pilkada Disdukcapil Pacitan Optimis Bisa Penuhi Masyarakat Yang Belum Miliki e-KTP

By M. Ebiyanto Prayogo Pada : 05 Apr 2018, 21:59:53 WIB, - Kategori : PolitikJelang Pilkada Disdukcapil Pacitan Optimis Bisa Penuhi Masyarakat Yang Belum Miliki e-KTP

INTIPOS.COM / Pacitan - Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur sudah di depan mata, Namun ada kendala bagi Pemilih yang masih banyak pemilih yang belum memiliki identitas diri berbasis nomor induk kependudukan secara nasional, Hal tersebut menjadi atensi serius bagi Dispendukcapil. Instansi pemerintah inilah yang menyelenggarakan urusan kependudukan dan catatan sipil di daerah.

Menurut Pelaksanaan tugas (plt) Kepala Dispendukcapil Tri Mudjiharto mengatakan, Pihaknya sudah bekerja keras untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk segera melakukannperekaman, Khususnya bagi masyarakat yang berada jauh dari perkotaan.

"Kami sudah bekerja keras melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar segera melakukan perekaman. Dan bagi yang sudah perekaman, namun belum memiliki KTP elektronik ataupun surat keterangan pengganti KTP, agar segera mendatangi Dispendukcapil untuk diterbitkan bukti identitas diri tersebut," ujar Mantan Kepala BPBD pacitan, Rabu (4/4/2018).

Tri menegaskan, selama ini berbagai upaya terobosan sudah dilakukan Dispendukcapil agar masyarakat lebih dipermudah dalam mendapatkan administrasi kependudukan (adminduk). Seperti petugas proaktif (PPA), UP3SK, predator dan sidang langsung di desa (Silades). Namun begitu, diakuinya kesadaran masyarakat masih kurang.

"Setiap hari petugas kami turun ke desa-desa untuk jemput bola memberikan pelayanan. Namun begitu, kesadaran masyarakat memang masih sangat kurang. Itu yang menjadi salah satu sebab, masih adanya warga wajib KTP belum memiliki KTP ataupun surat keterangan pengganti KTP," jelasnya saat di temui di ruang kerjanya di Jalan MT Haryono Pacitan.

Selain kendala tingkat kesadaran masyarakat untuk melakukan perekaman, Jika server masih dalam kondisi luring (offline). Meski sudah ada proses konfigurasi ke IP publik, namun fakta yang ada tetap saja belum bisa daring saat petugas berada di lapangan.

"Ini juga menjadi kendala. Akan tetapi masalah itu akan cepat bisa teratasi seandainya masyarakat proaktif mau berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, atau bila perlu bisa langsung datang ke Dispendukcapil. Pasti petugas kami akan melayani secepatnya," tegasnya.

Sementara untuk progres kemajuan terhadap 23.604 jiwa pilih belum ber KTP, Tri menegaskan masih dalam proses berkelanjutan, dan hingga saat ini dari 23.604 tingal sekitar 18 ribuan yang belum melakukan perekaman,ini merupakan kemajuan yang sangat baik dan semua hasil kerja keras teman-teman di Disdukcapil.

"Saya optimistis hingga batas waktunya nanti, setidaknya jumlah tersebut akan banyak terkurangi. Bahkan diharapkan bisa tuntas seluruhnya. Sehingga hak pilih mereka akan tetap terwadahi,"pungkasnya.(tyo)