Beras Premium Kemasan 200 Gram Sudah Beredar Di Pasar Tradisional Pacitan

By Redaksi Pada : 06 Sep 2018, 11:13:01 WIB, - Kategori : EkonomiBeras Premium Kemasan 200 Gram Sudah Beredar Di Pasar Tradisional Pacitan

Intipos.com | Pacitan - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional(Divre) Jawa Timur meluncurkan beras premium dengan kemasan 200 gram sebagai upaya untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan beras kualitas terbaik. Dan saat ini di Pacitan juga sudah tersedia beras sasetan tersebut di beberapa Pasar tradisional.

Kepala Gudang Bulog Pacitan Didik Sumartono mengatakan,Dengan adanya beras kemasan 200 gram ini, maka masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan beras kualitas terbaik tanpa harus membayar mahal.

“Setiap kemasan itu dijual dengan harga Rp2500 dan jika ditotal sebanyak 1 Kg harganya masih Rp12.500 atau masih rendah dengan harga eceran tertinggi(HET) beras premium saat ini yang mencapai Rp12.800,” ujarnya saat di temui pewarta, Rabu (5/9/2018).

Didik mengemukakan, Kehadiran beras kemasan 200 gram itu akan menyasar seluruh pasar tradisional yang ada di pacitan, Namun untuk saat ini masih belum keseluruhan di pasarkan karena perlu adanya sosialisasi.

“Saat ini untuk di pasar tradisional yang ada di pacitan belum keseluruhan beeras sasetan ada,karena pedagang sendiri masih belum kita sosialisasi kan adanya beras sasetan ini, terkadang mereka masih binggung dengan adanya beras dengan kemasan kecil tersebut, yang pastinya akan kita upayakan beras sasetan ini ada di pasar-pasar tradisional, Bahkan kedepannya juga akan merambah pasar modern, tetapi kami masih melihat terlebih dahulu bagaimana dengan respons pasar terkait dengan kehadiran beras kemasan 200 gram itu,” tambahnya.

Didik menjelaskan, jika dihitung setiap kali memasak dengan beras kemasan 200 gram itu, maka bisa digunakan untuk makan antara tiga sampai dengan empat orang.

“Pada tahap awal ini, Bulog Divisi Jawa Timur akan menggunakan sekitar 10 ton beras premium yang jika dikonversikan akan menjadi 5 ribu kemasan 200 gram,” terangnya.

Adapun kemudahan dari beras kemasan 200 gram ini salah satunya adalah kemudahan untuk mendapatkannya dengan harga yang terjangkau di masyarakat. Selain itu, masyarakat juga tidak perlu lagi memikirkan untuk membawa beras dengan kemasan yang lebih berat seperti kemasan 5 Kg.

Pihaknya juga akan terus memantau keberadaan beras dengan kemasan 200 gram itu di pasar, karena kalau yang lama belum laku, maka akan diganti dengan kemasan yang baru.

“Kami berharap dengan beras kemasan 200 gram itu akan lebih memudahkan kepada masyarakat Pacitan mendapatkan beras premium dengan harga yang terjangkau,” tandasnya. (tyo)