Tanah Retak Sedalam 1 Meter Memutus Pondasi Rumah Warga Desa Banjarjo Pacitan

By Redaksi 19 Jan 2018, 18:08:20 WIBNusantara

Tanah Retak Sedalam 1 Meter Memutus Pondasi Rumah Warga Desa Banjarjo Pacitan

Keterangan Gambar : Kades sedang menunjukkan tanah yang retak sedalam 1 meter


Intipos.com | Pacitan - Curah Hujan di wilayah Kabupaten Pacitan sepekan ini cukup tinggi, Karena situasi dan kondisi geografi yang berbukit serta gunung sangat rawan akan bencana tanah longsor serta tanah retak.

Hal tersebut seperti terjadi di wilayah Rt. 02 Rw. 03 Dusun Nglaos Desa Banjarjo Kec. Kebonagung Pacitan yang mengalami tanah retak, Kejadian sekira Pukul 13.00 Wib tersebut menimpa rumah Ibu Boniatun (57) mengakibatkan pondasi rumah retak sedalam 1 meter.

Menurut Kepala Desa Banjarejo Wiji Nuryani mengatakan, Pada hari Jumat sekira pukul 12.15 WIB, di Wilayah Desa Banjarjo turun hujan dengan intensitas sedang dan tinggi yang disertai dengan angin, Diduga karena kondisi permukaan tanah yg sudah labil dan tidak mampu menahan debit air maka terjadi retakan tanah yang menimpa 1 rumah milik warga.

"Karena hujan cukup deras di wilayah Banjarjo, sekira pukul 13.00 Wib, Rumah milik Ibu Boniatun yang berada di Rt/Rw 02/03 Dusun Nglaos Desa Banjarjo mengalami tanah retak yang mengenai pondasi rumahnya,"jelasnya, Jum'at (19/1).

Karena kondisi kultur tanah yang rawan serta tingginya curah hujan mengakibatkan retakan tanah sekitar 1 meter serta memutuskan pondasi rumah.

"Kami menghimbau kepada Ibu Bonatin agar rumah tersebut tidak ditempati lagi karena sangat membahayakan jika intensitas curah hujan yang tinggi bisa mengakibatkan keretakan yang lebih dalam lagi,"tandasnya.

Dengan kejadian tersebut Pihak Pemerintah Desa berkordinasi dengan Satlinmas Satpol PP Kabupaten Pacitan, Koramil,Polsek dan Staf Trantib Kecamatan Kebonagung serta mendatangi tempat kejadian.

Mengingat kondisi keadaan Ibu Boniatun (57) seorang janda yang bekerja sebagai pencari daun pisang/jati tersebut, Pihak Desa menyarankan adanya kerugian materiil kerusakan rumah dan tempat yang berpotensi terjadinya bencana alam susulan agar ditambahkan ke dalam data kerusakan rumah akibat bencana alam di Wilayah Kecamatan Kebonagung yg semula sejumlah 757 unit rumah menjadi 758 unit rumah.

Tidak ada korban Jiwa dalam musibah tanah retak tersebut namun kerugian materiil di perkirakan sekitar 20 juta. (sym/tyo)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • Harga Speaker Aktif

    Harga Speaker Aktif ...

    View Article
  • write an assignment for me

    Thank you for sharing one of these rights and healthful share with readers. May this ...

    View Article
  • Harga Speaker Polytron Bluetooth

    Harga Speaker Polytron Bluetooth ...

    View Article
  • Harga Speaker Aktif Polytron Bluetooth

    Harga Speaker Aktif Polytron Bluetooth ...

    View Article