Polda Sumut Gelar Press Release Terkait Pencurian Dengan Kekerasan

By Eddy Surbakti 16 Jan 2018, 13:37:34 WIB

Polda Sumut Gelar Press Release Terkait Pencurian Dengan Kekerasan

Keterangan Gambar : saat pemaparan berlangsung dalam kegiatan press release dimapolda sumut



INTIPOS.COM - MEDAN - Polda Sumut melaksanakan Press Release tentang Pencurian dengan Kekerasan yang dilakukan oleh tersangka Robin Manik als Manik, Senin (15/01/18) pukul 14.00 Wib bertempat di depan Kantor Ditreskrimum Polda Sumut.

Turut hadir dalam Press Release Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw dalam hal ini di wakili Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Ryan Tjahyadi,SIK dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dra. Rina Sari Ginting dan para awak media cetak maupun elektronik.

Berdasarkan kronologis Peristiwa berawal pada Senin tanggal 01 Januari 2018 sekira pukul 02.30 Wib di Devisi II areal pembibitan 16 Hektar Sei Balai Estate desa Perkebunan Sei Balai Kec. Meranti Kab. Asahan, terjadi pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh Robin Manik als Manik (40) warga desa Sei Ubo Kec. Paranap Kab. Indragiri Hulu Provinsi Riau yang berperan sebagai pembongkar alat berat atau Excavator (Beko). Sedangkan Khairul Amri Damanik als AM (36) warga Dusun X desa Sei Dua Hulu Kec. Simp. IV Kab. Asahan Prov. Sumut berperan mengikat dua kaki dan tangan penjaga alat berat Excavator (Beko).

Sawal Marpaung als Sawal (38) warga dusun XII desa Padang Mahondang Kec. Pulo Rakyat Kab. Asahan, berperan mengatur strategi untuk melakukan pencurian dengan kekerasan, membeli dan mempersiapkan alat-alat kunci untuk membongkar excavator, mempersiapkan tali, lakban untuk mengikat penjaga alat berat, memotong pelepah sawit yang digunakan sebagai alat untuk memukul korban, mengikat kedua kaki dan tangan korban dengan menggunakan tali.

Sedangkan Juanda Sirait als Juanda (47) warga Labuhan Baru dusun XII desa Sei Paham Kec. Sei Kepayang Kab. Asahan, berperan mencari sasaran yang akan dicuri, mengawasi para penjaga yang telah diikat.

Awalnya para tersangka mendatangi penjaga alat berat excavator (beko) di areal pembibitan 16 hektar Sei Balai Estate desa Perkebunan Sei Balai dengan berjalan kaki di sebuah mendatangi Pos jaga alat berat excavator dan pembibitan buah kelapa sawit yang saat itu ada dilantai bawah Pos dimana di pos tersebut yang dijaga satu orang dilantai bawah dan dua orang di lantai atas.

Robin mengatakan kepada para penjaga gubuk “Jangan bergerak, Mati Kalian Nanti” sambil mengancungkan pelepah sawit  yang ditempelkan kearah leher salah seorang yang sedang tidur-tiduran dilantai bawah pos jaga, lalu para tersangka mengikat kedua kaki para penjaga tersebut dengan tali dan menutup mata dan telinga dengan menggunakan plaster lakban warna coklat selanjutnya para tersangka membongkar alat mesin excavator dan dimasukkan kedalam plastik untuk dibawa kabur.

Jumat 05 Januari 2017 sekitar pukul 23.30 Wib didusun XIV desa Sei Dua Hulu Kec. Simp IV Kab. Asahan tersangka Khairul Amri als Damanik, Robin Manik, Sawal Marpaung dan Juanda Sirait melakukan pencurian onderdil Excavator (beko) merek Hitachi berupa 2 unit Treper motor kanan kiri, 2 unit Pum Pompa, 1 unit Handel kiri, 1 unit paneldan 1 unit Perposonal Pulp dengan cara mendatangi sebuah rumah dimana salah seorang tersangka Sawal Marpaung menunjang pintu rumah sehingga pintu terbuka.

kemudian para tersangka lainnya memasuki rumah lalu mengikat suami istri yang sedang tidur diruang tamu dengan menggunakan kelambu dan mengancam suami sambil menodongkan pelepah sawit kearah lehernya lalu mengikat kedua kaki dengan menggunakan tali plastik warna hitam dan menutup mata, mulut dan telinga dengan menggunakan lakban warna hitam, karena ribut-ribut istri terbangun dan tersangka menodongkan pelepah sawit kearah istri sambil mengancam dan mengikat kedua kaki perempuan tersebut.

Setelah mengamankan kedua suami istri tersebut para tersangka mendatangi excavator / beko yang jaraknya + 30 meter dan membukai onderdil excavator / beko dengan menggunakan kunci yang sudah mereka persiapkan.

setelah selesai mereka masukkan kedalam goni plastik dan membawanya pergi. Pada hari Senin tanggal 08 Januari 2018 sekira pukul 15.05 Wib tiga tersangka an. Khairul Amri Damanik, Robin Manik dan Sawal Marpaung als Sawal (38) warga dusun XII desa Padang Mahondang Kec. Pulo Rakyat Kab. Asahan, berperan mengatur strategi untuk melakukan pencurian dengan kekerasan.

Serta membeli dan mempersiapkan alat-alat kunci untuk membongkar excavator, mempersiapkan tali, lakban untuk mengikat penjaga alat berat, memotong pelepah sawit yang digunakan sebagai alat untuk memukul korban, mengikat kedua kaki dan tangan korban dengan menggunakan tali.

Sedangkan Juanda Sirait als Juanda (47) warga Labuhan Baru dusun XII desa Sei Paham Kec. Sei Kepayang Kab. Asahan, berperan mencari sasaran yang akan dicuri, mengawasi para penjaga yang telah diikat.

Awalnya para tersangka mendatangi penjaga alat berat excavator (beko) di areal pembibitan 16 hektar Sei Balai Estate desa Perkebunan Sei Balai dengan berjalan kaki di sebuah mendatangi Pos jaga alat berat excavator dan pembibitan buah kelapa sawit yang saat itu ada dilantai bawah Pos dimana di pos tersebut yang dijaga satu orang dilantai bawah dan dua orang di lantai atas.

Robin mengatakan kepada para penjaga gubuk “Jangan bergera, Mati Kalian Nanti” sambil mengancungkan pelepah sawit  yang ditempelkan kearah leher salah seorang yang sedang tidur-tiduran dilantai bawah pos jaga, lalu para tersangka mengikat kedua kaki para penjaga tersebut dengan tali dan menutup mata dan telinga dengan menggunakan plaster lakban warna coklat selanjutnya para tersangka membongkar alat mesin excavator dan dimasukkan kedalam plastik untuk dibawa kabur.

Pada hari Jumat tanggal 05 Januari 2017 sekitar pukul 23.30 Wib didusun XIV desa Sei Dua Hulu Kec. Simp IV Kab. Asahan tersangka Khairul Amri als Damanik, Robin Manik, Sawal Marpaung dan Juanda Sirait melakukan pencurian onderdil Excavator (beko) merek Hitachi berupa 2 unit Treper motor kanan kiri, 2 unit Pum Pompa, 1 unit Handel kiri, 1 unit paneldan 1 unit Perposonal Pulp dengan cara mendatangi sebuah rumah dimana salah seorang tersangka Sawal Marpaung menunjang pintu rumah sehingga pintu terbuka.

kemudian para tersangka lainnya memasuki rumah lalu mengikat suami istri yang sedang tidur diruang tamu dengan menggunakan kelambu dan mengancam suami sambil menodongkan pelepah sawit kearah lehernya lalu mengikat kedua kaki dengan menggunakan tali plastik warna hitam dan menutup mata, mulut dan telinga dengan menggunakan lakban warna hitam, karena ribut-ribut istri terbangun dan tersangka menodongkan pelepah sawit kearah istri sambil mengancam dan mengikat kedua kaki perempuan tersebut.

Setelah mengamankan kedua suami istri tersebut para tersangka mendatangi excavator / beko yang jaraknya + 30 meter dan membukai onderdil excavator / beko dengan menggunakan kunci yang sudah mereka persiapkan setelah selesai mereka masukkan kedalam goni plastik dan membawanya pergi. 

Senin 08 Januari 2018 sekira pukul 15.05 Wib tiga tersangka an. Khairul Amri Damanik, Robin Manik dan Sawal Marpaung ditangkap di jalan Karakatu Ujung Medan, dan satu orang lagi an. Juanda Sirait ditangkap didaerah Sei Paham Kec. Sei Kepayang Kab. Asahan. 

Para tersangka diamankan oleh Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut dan satu orang tersangka an. Halomoan Manik (Belum tertangkap). Dalam kejadian tersebut kerugian materil dialami PT. BSP Tbk Kisaran mengalami kerugian sebesar Rp. 361.650.000,- dan PT. Pembangunan Perumahan Tbk mengalami kerugian sebesar Rp. 150.000.000,-.

Adapun barang bukti yang di amankan, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty, 2 potongan tali plastik warna hitam dan lakban warna kuning, 2 unit treper motor kanan kiri, 2 unit Pump Pompa, 1 unit Handel kiri, 1 unit Panel, 1 unit Perposonal Pulp, 1 bilah parang panjang bergagang kayu, Potongan plastik/lakban warna hitam dan 1 unit mobil Xenia warna putih No. Pol 1530 VM.

Masing – masing tersangka melanggar Pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke 2e, 3e KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara./IP09/Ebi


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • Liverpool

    Wow artikel luar biasa dan fantastis teman saya kerja bagus dan semoga sukses untuk ...

    View Article
  • Liga Inggris

    Masih kami tunggu info selanjutnya... Thanks! ...

    View Article
  • Prediksi Bola

    Masih kami tunggu info selanjutnya... Thanks! ...

    View Article
  • CryptoNorp

    Bitcoin normalmente relacionam-se a equipe digitais de dinheiro. Ela vive exclusivamente ...

    View Article