Maulana Tewas Dicabik Buaya Sungai Rengit

By Redaksi 08 Nov 2016, 09:59:24 WIBPeristiwa

Maulana Tewas Dicabik Buaya Sungai Rengit

Keterangan Gambar : By Waluyo : Ilustrasi jasad korban


Intipos.com Banyuasin - Masyarakat Banyuasin mendadak heboh, karena ada Buaya Sungai Rengit kembali memakan korban. Kali ini yang menjadi korban adalah salah keluarga anggota kelompok tani Rangga Sentosa Maulana Bin Lusi (16) yang tercatat sebagai warga Dusun 4 Desa Santan Sari Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin Sumsel yang sedang membantu kedua orang tuanya membersihkan lahan pertanian ditepi muara sungai rengit yang dikenal banyak didiami hewan reptil juga dikenal sangat buas.

Kronogis kejadian sekitar pukul 17.00 wib (7/11) kemarin ketika air laut pasang hingga sampai di Muara Sungai dan airnya masuk ke sawah milik korban Maulana, maka korban bersama kedua orang tuanya berupaya membersihkan sampah yang terbawa air laut pasang itu agar tidak mengotori sawahnya, tanpa disadari dirinya sudah diintai dan langsung serang buaya dewasa diperkirakan ada sepanjang 4 Meter.
      
Air pasang mencapai ketinggian setengah lutut orang dewasa itulah buaya dari muara sungai rengit langsung menerkam kaki korban, spontan korban pun sempat berteriak meminta tolong kepada orang tuanya.     

Mendengar teriakan anaknya, kedua orang tua berusaha memberikan pertolongan dan perlawanan terhadap buaya yang sedang menggigit anak.    

Aksi Heroik pun dilakukan oleh Lusi orang tua korban, karena kelaparan buaya yang sempat mendapat perlawanan dari dua orang tua korban namun karena jarak korban dengan sungai terlalu dekat, akhirnya buaya dengan capat menyeret korban ke dalam sungai.     

"Sebelum korban ditarik ke dalam sungai Orang tua korban sempat tarik menarik, ayahnya memegang tangan korban, ibunya mencengkram mulut buaya sambil memukul kepala buaya dengan sepotong kayu, tetapi gigitan memperebutkan anaknya mereka kalah kuat dengan buaya, akhinya anaknya dilepaskan dari pegangan," kata Teguh paman Korban menirukan cerita Lusi saat dibincangi wartawan (8/11) beberapa saat yang lalu.     

Setelah korban dibawa ke dalam sungai yang dalam dengan lebar sungai lebih dari 100 meter tersebut korban langsung menghilang dari permukaan air karena telah ditengelamkan oleh buaya tersebut.    

Sampai berita ini diturunkan korban belum ditemukan, ratusan orang berkumpul hingga tengah malam melakukan pencarian. "Karena keterbatasan peralatan, karena tidak ada yang memiliki perahu akhirnya kami menunggu bantuan dan menghubungi siapa saja yang memiliki perahu," imbuh Teguh.

Teguh menambahkan agar keponakannya yang jadi korban segera dilepaskan oleh buaya, dan kalaupun tidak diketemukan kami berharap ada setitik tanda yang bisa ditemukan untuk dimakamkan di makam keluarga tuturnya sedih. (IP07)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • Liverpool

    Wow artikel luar biasa dan fantastis teman saya kerja bagus dan semoga sukses untuk ...

    View Article
  • Liga Inggris

    Masih kami tunggu info selanjutnya... Thanks! ...

    View Article
  • Prediksi Bola

    Masih kami tunggu info selanjutnya... Thanks! ...

    View Article
  • CryptoNorp

    Bitcoin normalmente relacionam-se a equipe digitais de dinheiro. Ela vive exclusivamente ...

    View Article