Ladang Minyak Hitam Berlokasi di Muba Resmi Ditutup

By Redaksi 22 Nov 2017, 08:03:34 WIBBisnis

Ladang Minyak Hitam Berlokasi di Muba Resmi Ditutup

Keterangan Gambar : By Waluyo : Lokasi ladang minyak mentah di Muba yang ditutup


Intipos.com, Musi Banyuasin – Upaya penutupan sumur PEP Asset-1 Field Ramba pada Struktur Mangunjaya Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan yang selama ini telah dikuasai masyarakat sejak sudah dilakukan, Selasa (21/11) sudah dilakukan.

Penutupan ladang sumur minyak di Kabupaten Musi Banyuasin oleh Pemerintah melalui tim gabungan memang dirasakan mengancam perekonomian masyarakat yang ketergantungan pada usaha penambangan minyak mentah karena diakui usahanya ilegal.

Penutupan usaha peyulingan sumber minyak mentah di Ladang sumur Minyak diwilayah Kabupaten Musi Banyuasin oleh masyarakat setempat dengan membentuk tim gabungan oleh Pemerintah berhasil dilakukan, walau sesungguhnya mengancam perekonomian masyarakat yang ketergantungan pada usaha minyak mentah, ucap Yan yang jadi penambang minyak mentah di Musi Banyuasin.

“Kami melakukan penambangan ini sudah lama, pekerjaan ini adalah hidup kami. Pemerintah jangan hanya bisa menutup usaha rakyat saja. Solusi apa yang bisa diberikan pada masyarakat dengan penutupan sumur minyak ini”, ungkapnya.

Sementara Tirat Sambu Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa penutupan dilakukan pada 20 sumur A. 17 sumur sesuai instruksi Presiden kemudian B. 3 sumur adalah sumur yang sudah pernah ditutup tapi dibuka lagi oleh masyarakat.

Dalam pelaksanaan penutupan ini, 18 sumur tidak membongkar menara dan 2 sumur dilakukan pembongkaran karena  tidak ada penunggunya.

Diakuinya pada saat penutupan sumur minyak tersebut ada penolakan dari masyarakat, namun secara keseluruhan, kegiatan penutupan yang dipimpin oleh Kapolres ini berjalan lancar. Kapolres didukung oleh lebih 400 perangkat dari berbagai unsur Kepolisian, TNI dan Pol PP.

" Sejak sehari sebelum penutupan sampai pembongkaran 2 menara dilakukan, banyak sekali tekanan dari masyarakat kepada Bupati dan Sekda. Sehingga Sekda menghubungi Kasi Migas ESDM Prov. Sumsel untuk tidak melakukan pembongkaran atas menara”, jawab Tirat.

Menyikapi hal tersebut rencananya minggu depan akan dilakukan rapat yang akan dimediasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk menentukan penyelesaian atas penutupan ini. Diharapkan rapat tersebut dihadiri oleh Dirtekling Ditjen Migas, Pimpinan SKK Migas Pusat dan Perwakilan, GM PEP.

Untuk memastikan bahwa sumur yang telah ditutup tidak dibongkar oleh masyarakat, dalam waktu beberapa hari kedepan Kapolres menugaskan 30 orang Sabhara untuk secara bergilir berpatroli bersama Sekuriti Pertamina, perintahnya.

Begitu juga dengan  Alex (42) salah satu penambang, merasa terganggu dengan penutupan sumur minyak oleh Pemerintah. Ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi bagi masyarakat dan jangan hanya bisa menutup mata pencarian masyarakat.

“Untuk sementara belum ada solusi, namun Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berjanji minggu depan akan memediasi persoalan ini”,  Alex. (waluyo)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • Liverpool

    Wow artikel luar biasa dan fantastis teman saya kerja bagus dan semoga sukses untuk ...

    View Article
  • Liga Inggris

    Masih kami tunggu info selanjutnya... Thanks! ...

    View Article
  • Prediksi Bola

    Masih kami tunggu info selanjutnya... Thanks! ...

    View Article
  • CryptoNorp

    Bitcoin normalmente relacionam-se a equipe digitais de dinheiro. Ela vive exclusivamente ...

    View Article