Kontribusi Koperasi Terhadap Perekonomian Nasional 3,9 Persen

By Redaksi 08 Sep 2017, 10:20:55 WIBEkonomi

Kontribusi Koperasi Terhadap Perekonomian Nasional 3,9 Persen

Keterangan Gambar : Wardoyo S.Sos, MM


Pontianak, Intipos.com - Asisten Deputi Pemetaan Kondisi Dan Peluang Usaha Kementerian Koperasi Dan UKM, Wardoyo S.Sos, MM mengatakan kontribusi koperasi terhadap  perekonomian nasional sebesar 3,9 persen. Angka ini dinilai kecil sekali. Begitu juga ekspor kontribusi   UMKM dan Koperasi masih dikisaran angka 15-20 persen. Sementara potensi koperasi cukup besar karena jumlah usahanya hampir 99,99 persen.

Untuk itu perlu mendorong  koperasi dan UMKM agar meningkatkan kapasitas dan kualitas dalam rangka menghadapi pasar bebas sekarang ini.  Oleh karena itu di adakan bimbingan teknis terkait dengan restrukturisasi usaha. Restrukturisasi  yaitu penataan kembali terkait dengan usahanya supaya lebih efisien dan meningkatkan kinerja usahanya.

Apa yang perlu direkstrukturisasi? Bisa terkait dengan aset dan portofolionya. Nah di sini kan para koperasi kadang-kadang banyak aset yang justru menggoda membebani usahanya sehingga koperasi tidak mampu bersaing.

 Kemudian yang kedua juga ada manajemen portofolio nya manajemen purba, manajemen organisasi. Nah ini kadang-kadang kan sdm-nya koperasi juga perlu ditingkatkan kemampuannya. Kemudian juga kalau setelah dinilai diagnosa Apakah manajemen organisasinya ini sudah tepat dengan usahanya misalnya dia terlalu banyak karyawannya Apa perlu dikurangi atau ditingkatkan kemampuannya Kalian juga terkait dengan Keuangan keuangan yang ini kita akan coba analisa Berapa besar apa modal sendiri modal penyertaan nya piutangnya.

Kalau misalnya ada UKM yang mengalami kredit macet kita coba fasilitasi untuk mediasi dengan perbankan Apa yang perlu dilakukan Biasanya kalau kredit macet itu apakah Bunganya di turunkan atau kecil dan waktu cicilannya diperpanjang. Hal ini kita coba mediasi dan hari ini kita juga kedatangan  BRI untuk menjelaskan terkait dengan periodisasi kredit.

Wardoyo mengulang kembali pernyataannya bahwa Semua  ini dilakukan dalam upaya mendorong koperasi dan UMKM itu lebih berdaya saing di pasar bebas. Sesuai kata presiden dalam upacara hari koperasi kemarin kontribusi koperasi terhadap perekonomian nasional masih kecil cuma 3,9.   Perlu kita tingkatkan  pembiayaan itu. Kita juga sudah memberikan kemudahan misalnya dengan adanya skema KUR yang bunganya hanya 9% di bawah bunga bunga Bank karena ada subsidi bunga dari pemerintah.

Hal ini bisa diakses lebih mudah dan kemudian juga ada dana bergulir di lembaga, Kementerian Koperasi. lpdp ini juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan  koperasi. "Jadi skema-skema itu sebetulnya sudah disiapkan jadi tinggal bagaimana mengaksesnya saja," kata Wardoyo lugas.

 Kementerian Koperasi mnurut  Wardoyo tidak   hanya terfokus pada kuantitas koperasi yang banyak, tetapi sekarang lebih ditekankan kepada kualitas koperasi. Jadi mungkin jumlah koperasi nya tidak terlalu besar tapi kualitasnya itu yang ditingkatkan sehingga seperti di Pontianak  Kalimantan Barat, jumlah koperasi  4800 an tetapi yang aktif  hanya 30%. Artinya banyak koperasi yang tidak aktif.  Indikatornya mungkin tidak melakukan RAT dua tahun berturut-turut kalau sudah di daerah itu berarti koperasinya tidak punya usaha. Kalau sudah tidak aktif mustinya  sesuai dengan aturan yang ada harus ditutup.  "Kalau  masih bisa kita bangkitkan kembali ya kita bangkitkan kembali." pungkas Wardoyo. (Tri)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir