Kepala BNPB RI dan Wagub Sumut Harus Lihat Relokasi Manuk Mulia Yang Sangat Memprihatinkan

By Redaksi 21 Jul 2017, 05:16:16 WIBPublik

Kepala BNPB RI dan Wagub Sumut Harus Lihat Relokasi Manuk Mulia Yang Sangat Memprihatinkan

Keterangan Gambar : By E Surbakti : Rumah hunian tetap Relokasi Manuk Mulia.


Kabanjahe, Intipos.com - Kepala Bidang RR kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)karo Menjelaskan bahwa Wakil Bupati beserta Rombongan Pemerintaahan Kabupaten Karo beberapa Waktu lalu di Relokasi Mandiri yang berlokasi didesa Manuk Mulia dan Relokasi di Desa Nang Blawan Kab Karo adalah hanya sekedar memenuhi Undangan buka Kunci (Menempati Rumah Baru)oleh para Penerima Manfaat Rumah yang mempergunakan Anggaran Dana Stimulan TA 2016.
     
Saat dikonfirmasi diruang kerja dikantor BPBD Karo terkait Kondisi Hunian Tetap Manuk Mulia yang sangat memprihatinkan dan hanya ditempati oleh Dua KK saja yang jelas terlihat menempati dan tinggal dirumah tersebut (hanya 2 Rumah dari 44 Rumah Seluruhnya), Kepala Bidang RR Suarta Sembiring (19/7) menjelaskan bahwa pada saat kehadiran Pemkab Karo bersama Wakil Bupati Cory Sebayang adalah guna memenuhi Undangan dari Pemborong untuk menyaksikan Penempatan Rumah Baru oleh Pengungsi dan dinyatakan Pembangunan sudah selesai, ujar Suarta.
     
Saat awak Media mempertanyakan apakah boleh dikerjakan oleh Pemborong terkait kegiatan yang seharusnya "Swaklola" tersebut serta apa alasan Pemkab Karo melepaskan begitu saja para Pengungsi menempati Rumah Relokasi dalam keadaan tanpa Penerangan (listrik) dan Sumber Air Minum (Air Bersih), Suarta menjelaskan bahwa Dana untuk Bangunan Rumah dan Lahan Rp 110 juta dengan Perincian untuk Bangunan Fisik (Rumah) tersebut dihargai Rp 59,4 Juta, serta sisanya untuk pembelian Lahan Pertanian yakni RP 50,6 Juta, memang sebenarnya itu masih belum layak ditempati dikarenakan tidak adanya Penerangan dan Sumber Air, serta masih banyak juga yang harus diperbaiki, maka kehadiran kami beserta Wakil Bupati Karo hanya sebagai Undangan saja, ujar Suarta.
     
Ketua PC LSM KCBI Karo juga meminta penjelasan kepada Suarta terkait Dana sisa dari Dana Siap Pakai (DSP) 2015 sebesar Rp 782 juta yang Seyogyanya untuk Pembayaran Uang Lelah para Supir pengantar anak Sekolah dari Para Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung Suarta tidak bisa menjawab dimana Keberadaan Uang sisa DSP tersebut serta mengakui bahawa memang benar belum membayarkan Uang lelah Supir penjemput anak Sekolah mulai bulan September hingga Desember 2015, Suarta juga tidak menyebut Perincian berapa jumlah Uang lelah yang belum dibayarkan di 2015 tersebut, dan berdalih bahwa seluruh data data ada di Bendahara saat itu Sriwani dan kini sudah tidak menjabat lagi, dan Suarta berjanji akan memanggil Sriwani pada hari senin 24 juli 2017 guna memperlihatkan Administrasi Bukti bukti tertulis, Berikan saya Waktu untuk mencari Data dan Bukti tersebut, ujar Suarta.
     
Ketua KSM PC LSM KCBI Karo Brama Ginting yang juga mengatakan bahwa Rombong Wakil Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Brigjen TNI (Purn) Nurazizah Marpaung dan kepala BNPB RI Laksda TNI (Purn)Willem Rampangilei beserta Rombongan yang dijadwalkan akan hadir hari Jumat (21/7) di Kab Karo diharapkan juga agar melihat serta meninjau Relokasi Mandiri yang terletak didesa Manuk Mulia yang sangat Memprihatinkan serta tanpa ada Penerangan (listrik) dan juga tidak miliki sumber Air Bersih,dan Relokasi Hunian Tetap Manuk Mulia tersebut dengan Kondisi Saat ini yang sangatlah memprihatinka ini akan menguak dan membuktikan kebobrokan Kinerja BPBD Karo dalam melakukan Penanganan para Pengungsi, dan Brama ginting sangat mengharapkan agar Pemkab Karo beserta BPBD Karo tidak menutup nutupi Fakta dari hasil kerjanya tersebut ujar Brama, semoga Rombongan kepala BNPB RI dan Wagub Sumut membuka rasa Kemanusianya setelah melihat bagaimana Kondisi yang sebenarnya direlokasi Manuk Mulia, ujar Brama menambahkan. (IP09)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir