Ibu dan Tiga Anaknya Tewas Diterjang Longsor

By Redaksi 15 Okt 2018, 09:50:59 WIBPublik

Ibu dan Tiga Anaknya Tewas Diterjang Longsor

Keterangan Gambar : Keempat jenazah saat disemayamkan dirumah duka


Intipos.com | Sumut - Isak tangis warga di Gang Senggol, Kelurahan Sibolga Ilir, Kota Sibolga, Sumatera Utara seketika pecah saat empat jenazah ditandu bergantian ke rumah kerabatnya masing-masing, pada Kamis (11/10) petang.

Korban yang meninggal di antara Ika Marbun (31) beserta kedua buah hatinya, Yuni Tobing (4) dan Wahid Tobing (1,5). Sementara satu korban lainnya diketahui masih family mereka, bernama Saiful Lubis (11), siswa kelas IV MIN Ketapang.

Sebelum naas menjemput, hujan deras dan angin kencang berlangsung beberapa jam sejak siang hingga sore. Banjir menggenang di beberapa titik di kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Mendung gelap menyelimuti memicu suasana mencekam.

Rumah kontrakan yang dihuni para korban berada di pemukiman padat, berkontur tanah perbukitan. Bersebelahan dengan pondasi rumah warga lain yang di cor beton bercampur batu-batu besar.

Rumah itu berdempetan dan dihuni dua keluarga bersaudara, bermarga Tobing dan Lubis. Sebelum kejadian, b ubr Marbun, istri dari Tobing baru saja pulang jualan bakso tusuk di Pelabuhan Lama, Sibolga. Karena hujan deras ia memutuskan pulang ke rumah.

Sementara tetangganya yang juga kerabatnya, Marbun dan br Tobing juga sedang di rumah. Kendati selamat dari maut karena sempat melarikan diri.

Br Marbun dan kedua anaknya Wahid dan Juni serta anak tetangganya, Sainul Lubis sedang menonton di dalam rumah. Sementara sang Suami sedang menarik becak. Lalu tiba-tiba pondasi yang berada di sebelah rumah para korban ambruk dan menimpa rumah.

"Kayak petir terdengar waktu longsor itu. Pas kutengok, triak-triak aku, itulah suamiku lompat langsung ke rumah itu, baru berdatanganlah orang-orang," kata tetangga korban, br Hasibuan yang mengaku mendengar langsung suara ambruknya tanah.

Warga berusaha mengangkat puing-puing beton bercampur puing rumah, mencari para korban untuk di evakuasi. Keempat korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit berbeda, RS DR FL Tobing dan RS Metta Medika.

Meski sempat mendapatkan perawatan, keempat korban akhirnya meninggal dunia di rumah sakit. Jenazah korban kemudian di bawa rumah duka masing-masing.

Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk mengucapkan duka mendalam atas musibah tersebut. Sesaat setelah kejadian, ia dan Wakil Wali Kota Edi Polo Sitanggang dan Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Harianja mendatangi rumah sakit.

Syarfi mengatakan, sejumlah titik rawan longsor berada di Kota itu. Sebab itu, ia mengimbau warga yang bermukim di bantaran sungai dan lereng bukit agar meningkatkan kewaspadaan.

"Tingkatkan kewaspadaan, beberapa titik memang rawan, ada di Ketapang, ada di Dolok Martimbang," pungkas syarfi saat dikonfirmasi wartawan. (red) 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • Nicktum

    [url=https://cialisq.com/]cialis where to buy[/url] [url=https://lasix40.com/]lasix[/url] ...

    View Article
  • Janetum

    [url=http://albuterolhf.com/]albuterol[/url] ...

    View Article
  • Suetum

    [url=https://albuterolhf.com/]albuterol[/url] [url=https://lasix40.com/]buy lasix[/url] ...

    View Article
  • Nicktum

    [url=https://lasix40.com/]lasix[/url] [url=https://prednisone20.com/]prednisone[/url] ...

    View Article