Cornelis Meminta Masyarakat Kalbar Mengawasi Adanya Gerakan Radikal

By Redaksi 23 Des 2016, 05:34:40 WIBPemerintahan

Cornelis Meminta Masyarakat Kalbar Mengawasi Adanya Gerakan Radikal

Keterangan Gambar : Cornelis gubernur kalbar


Intipos.com Kalbar - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengecam aksi teror yang terjadi di beberapa daerah, termasuk Kalbar yang terjadi di kota Singkawang beberapa waktu lalu.

" Ini perlu untuk kita waspadai bersama, saya mengecam aksi terorisme yang terjadi di berbagai daerah, termasuk di Singkawang beberapa waktu lalu," tegas Gubernur Kalbar yang juga Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), dalam sebuah acara di Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau Kamis (22/12).

Didepan ribuan masyarakat, orang nomor satu di Kalbar itu menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Dalam sambutan tersebut diungkapkan, berbagai kejadian aksi teror, serta dinamika kehidupan nasional yang terjadi beberapa bulan terakhir menunjukkan adanya gangguan dalam bentuk kejadian intoleransi, baik inter mau pun antar agama.

Kondisi ini menjadi lebih kompleks karena kejadian tersebut berlangsung ditengah suasana peningkatan suhu politik yang terjadi sebagai akibat dari pelaksanaan pilkada serentak 2017. Berbagai hal tersebut menjadi tantangan tugas bagi Polri. Dan seluruh elemen terkait, khususnya dalam menjaga dan mengamankan pelaksanaan ibadah natal 2016 dan perayaan pergantian tahun 2017.

Cornelis meminta masyarakat di Kalbar untuk mengawasi adanya gerakan radikal yang kemungkinan mencoba masuk di daerah masing-masing dan jika menemukan supaya segera untuk mengamankan dan dilaporkan ke pihak keamanan. "Awasi semua, jaga persatuan masyarakat kita yang selama ini sudah terjalin antar pemeluk agama baik Islam, kristen, katolik, hindu, budha maupun konghucu, jangan mau diadu domba atau diprovokasi," kata Cornelis.

Karena seperti yang disampaikan Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Joko Irianto usai memimpin rapat koordinasi lintas sektor sehari sebelumnya bahwa, Polda Kalbar bersama tim gabungan memberikan atensi khusus terhadap pengamanan ovjek vital, jelang perayaan Natal dan tahun baru.

"Pengamanan di Gereja Jelas. Tadi kita sudah sampaikan, nanti umat Kristiani yang melaksanakan ibadah tentu mendapatkan pelayanan dan keamanan baik dari Polri, TNI dan lainya, bersinergi kita amankan,"kata Irianto. Wakapolda mengungkapkan, sebanyak 5 ribu personel gabungan di Kalbar, terdiri dari TNI, Polri dan Pemda dikerahkan dalam rangka pengamanam Natal dan tahun baru 2017.

Mereka  bertugas memberikan pelayanan dan pengamanan di beberapa tempat yang menjadi objek vital, terutama Gereja dan fasilitas umum. Dari Maping area yang dilakukan terdapat 800 objek vital dan sekitar 603 diantaranya adalah Gereja yang ada di Kalbar,  selebihnya meliputi terminal, pelabuhan darat maupun udara dan sebagainya.

Irianto menegaskan pihaknya akan menindak tegas bagi pengacau perayaan Natal. Apalagi tindakan tersebut jelas merupakan tindak kriminal. "Kalau melanggar hukum sudah jelas kriminal dan menganggu tentu kita berikan sanksi tegas. Kita tidak mengarang-ngarang,"tegas Jenderal Polisi Bintang satu itu. (IP-06)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • RaymondGat

    Porn. <a href=http://www.nastyxxxlinks.com/>http://www.nastyxxxl inks.com/</a> ...

    View Article
  • storspelare bonus

    Superb examining .Thanks for sharing. It's late finding this show up. ...

    View Article
  • Sewa Mobil Surabaya

    Info yang sangat bermanfaat, sangat membantu pengetahuan kami.. ...

    View Article
  • aplikasi penjualan

    Sistem aplikasi elektronik terintegrasi memang sangat bagus untuk segala hal. Mungkin ...

    View Article