Awal Februari Aturan PM 108 Tahun 2017 Direalisasikan

By Redaksi 27 Jan 2018, 06:10:47 WIBEkonomi

Awal Februari Aturan PM 108 Tahun 2017 Direalisasikan

Keterangan Gambar : Proses Uji Keur


Intipos.com | Jakarta - Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 belum diterima semua pengemudi taksi online. Para pengemudi merasa aturan tersebut masih memberatkan.

Terkait hal itu, sejumlah stakeholder, mulai dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), pengamat, hingga organda pun berkumpul untuk membahasnya di Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Dalam kesempatan itu, pihak organda mengaku menyambut baik hadirnya aturan tersebut. Mereka meminta agar pemerintah bisa tegas untuk menegakkan aturan PM 108 Tahun 2017 ini. Sebab, selama ini pemerintah telah cukup lama memberikan keringanan terkait dengan aturan taksi online.

"Kami harap dengan PM 108 ini berjalan, ini semua ditegakkan. Namun sangat disayangkan, di beberapa daerah masih belum, jadi masih sepi-sepi saja. Jadi menimbulkan rasa ketidakpastian bagi teman-teman yang sudah eksis sebelumnya," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Organda, Ateng Haryono, di lokasi.

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio, juga menambahkan dalam dunia angkutan saat ini, pemerintah memang perlu memberikan aturan. Aturan tersebut ditujukan untuk melindungi konsumen.

Dengan adanya PM 108/2017 ini dia berharap, taksi online dan konvensional bisa berjalan bersama dan tidak saling mematikan satu sama lain.

"Saya berharap ke depannya taksi online bisa jalan bareng-bareng dengan taksi konvensional," katanya.

Sementara itu Kemenhub selaku regulator mengaku akan tegas dalam mengimplementasikan PM 108/2017 di awal Februari nanti. Pasalnya, pemerintah sudah cukup lama memberikan waktu kepada semua pihak untuk bisa menyesuaikan aturan tersebut.

"(Aturan) itu sudah diamanatkan, PM 108/2017 ini penyesuaiannya diberi waktu 90 hari, artinya sudah cukup panjang. Tapi begitu diimplementasikan dimana masalahnya. Karena pemerintah membuat aturan ini, untuk melindungi konsumen," ungkap Kepala Subdirektorat Angkutan Orang, Direktorat Angkutan dan Multimoda Kemenhub, Syafrin Liputo. (IS)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • Harga Speaker Aktif

    Harga Speaker Aktif ...

    View Article
  • write an assignment for me

    Thank you for sharing one of these rights and healthful share with readers. May this ...

    View Article
  • Harga Speaker Polytron Bluetooth

    Harga Speaker Polytron Bluetooth ...

    View Article
  • Harga Speaker Aktif Polytron Bluetooth

    Harga Speaker Aktif Polytron Bluetooth ...

    View Article