Anggota TNI Aktif Di Pacitan Dicatut Namanya Oleh Salah Satu Partai Politik Peserta Pemilu 2019

By Redaksi 28 Nov 2017, 05:32:16 WIBPolitik

Anggota TNI Aktif Di Pacitan Dicatut Namanya Oleh Salah Satu Partai Politik Peserta Pemilu 2019

Keterangan Gambar : By Tyo


Intipos.com, Pacitan (Jatim) - Anggota TNI aktif dilarang keras mengikuti Politik praktis atau menjadi anggota salah satu Parpol, Hal ini terjadi di Wilayah kecamatan Pringkuku salah seorang Anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0801/Pacitan yang menjadi korban Pencatutan namanya di salah satu Parpol.

Anggota TNI yang menjadi korban pencatutan namanya di salah satu Partai Politik adalah Sersan satu (Sertu) Yahdi, saat di konfirmasi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pringkuku, Dia mengaku menjadi korban pencatutan menjadi nama salah satu anggota Partai Politik (Parpol) di Pacitan.

“Saya tidak tahu menahu terkait pencalonan sebagai calon keanggotaan Partai tertentu dan saya bersedia membuat pernyataan atas keterangan tersebut,”jelasnya beberapa hari yang lalu.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pada Selasa (14/11/2017) lalu, petugas KPU Pacitan telah mendatangi Sertu Yahdi anggota Kodim 0801 yang menjadi korban pencatutan nama calon anggota oleh sebuah Partai.

Fatimah, Istri dari Sertu Yahdi menjelaskan bahwa dirinya juga menyatakan tidak mengetahui kalau nama suaminya telah di catut dan menjadi calon anggota legislatif serta mengatakn Sertu Yahdi  masih dinas aktif sebagai anggota Kodim 0801 Pacitan.

Komandan Kodim 0801/Pacitan Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang sendiri mengatakan bahwa benar bahwa Sertu Yahdi dicatut namanya oleh salah satu Parpol peserta Pemilu.

"Sesuai dengan aturan, bahwa pencalonan anggota Parpol yang melibatkan anggota TNI, Polri dan ASN adalah Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sesuai persyaratan keanggotaan sebuah Parpol merupakan kategori TMS,"jelas Mantan Danyon Kav 7 saat di konfirmasi via WhatsApp, Senin (27/11).

Selain itu dijelaskan bahwa  anggota TNI aktif tidak memenuhi syarat sebagai Calon anggota Parpol dan TMS angka 7 yang menjelaskan tidak memenuhi syarat untuk calon anggota yang tidak ber-KTP.

Ketua KPU Pacitan Damhudi saat di temui di sela-sela pelantikan Anggota PPK dan PPS menjelaskan, Dalam peraturan KPU tersebut juga menjelaskan bahwa pencatutan ama anggota TNI hanya sekedar persyaratan verifikasi faktual pencalonan jumlah anggota sebuah partai. Dikarenakan, untuk mendirikan sebuah Partai tertentu sebuah Partai harus mampu mendaftarkan calon keanggotaan minimal 1 per 1.000 dari jumlah penduduk, sehingga dimungkinkan Parpol sengaja memasukkan anggota TNI maupun nama calon yang tidak ber KTP.

“Berdasarkan temuan tersebut, KPU telah menghilangkan data Sertu Yahdi dari calon legislatif keanggotaan Partai berdasarkan Berita Acara Penelitian Administrasi anggota Parpol peserta Pemilu Kab/ kota Provinsi Jatim nomor 64/BA/XI/2017 tanggal 14 Oktober 2017 dan masalahbtersebut di KPU sudah selesai,”ujarnya.

Terkait temuan tersebut Ketua Panwaslu Pacitan Berty Stefanus menegaskan bahwa pihaknya telah menandai dan akan menghilangkan data Sertu Yahdi dari calon legislatif keanggotaan sebuah Partai.

“Hal itu berdasarkan Surat Panwaslu Kab. Pacitan nomor  072/ K. Bawaslu Prov/ JI-IB/ PM. 00.02/ 2017 tanggal 23 Nopember 2017 akan menghilangkan nama yang bersangkutan di karenakan masih menjadi Anggota TNI aktif,”tandasnya. (tyo)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir